Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tiga dari Sepuluh Balita Alami Gizi Buruk, NTT Juara Stunting Nasional
HEADLINE

Tiga dari Sepuluh Balita Alami Gizi Buruk, NTT Juara Stunting Nasional

By Redaksi8 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi stunting (Foto: Net)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi balita stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) menempati posisi puncak yakni sebesar 42,6 persen.

Angka ini menempatkan NTT sebagai propinsi  dengan jumlah kasus stunting terbanyak dibandingkan propinsi lainnya di Indonesia.

Dilansir dari BPS NTT, jika estimasi jumlah balita NTT sebanyak 633 ribu jiwa (BPS) maka terdapat 270 ribu jiwa anak-anak di Bumi Flobamora yang mengalami masalah gizi.

Salah satu ciri utama bayi yang terpapar stunting adalah tinggi badannya tidak sesuai dengan umur mereka.

Selain itu, gejala Stunting pada anak bukan hanya sekadar terlihat pendek, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangannya.

“Kurangnya nutrisi menyebabkan daya tahan tubuh anak lebih lemah, sehingga berisiko mengalami infeksi berulang. Infeksi berulang juga berdampak pada proses penyerapan nutrisi,” demikian dijelaskan dr. Jade Irene dalam tulisan opininya di VoxNtt.com, Kamis (8/8/2019).

Tingginya prevalensi balita stunting didukung oleh proporsi balita dengan gizi buruk yang cukup besar yakni 29,5 persen. Dengan kata lain, bahwa tiga dari sepuluh balita di NTT mengalami gizi buruk.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan proporsi balita gizi buruk di tingkat nasional yaitu sebesar 17,7 persen.

Selain itu, persentase penduduk miskin NTT pada September 2018 sebesar 21,03 persen.

Angka tersebut memang lebih rendah dibanding empat tahun terakhir yakni sebesar 22,58 persen pada September 2015. Namun, proporsi penduduk miskin NTT tergolong cukup tinggi dan berada pada posisi ketiga di bawah Papua dan Papua Barat.

dr. Jane menuturkan, pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin. Asupan nutrisi yang baik bagi ibu hamil sangat dianjurkan. Asupan tersebut dibutuhkan janin dalam kandungannya.

Saat bayi lahir dan menginjak usia 6 bulan, asupan protein mempengaruhi pertambahan tinggi dan berat badan.

Asupan protein harian yang disarankan bagi anak usia 6-12 bulan adalah sebesar 1,2 g/kg berat badan, sedangkan bagi anak usia 1-3 tahun adalah sebesar 1,05 g/kg berat badan.

Pemenuhan kebutuhan gizi dan peningkatan layanan kesehatan serta pola asuh yang tepat merupakan dua hal yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan stunting. (VoN).

Kota Kupang Stunting
Previous ArticleStunting dan Dampaknya terhadap Anak
Next Article Warga Desa Puluhan Tahun Timba Air Kali, Kades Tasain Malah Bangun Jalan yang Kini Mubazir

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.