Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Wabup Belu Minta Masyarakat Jaga Keamanan di Tanah Sahabat
Regional NTT

Wabup Belu Minta Masyarakat Jaga Keamanan di Tanah Sahabat

By Redaksi18 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Belu, J.T.Ose Luan (Foto: Marcel/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Wakil Bupati Belu, J.T.Ose Luan meminta masyarakat kabupaten itu untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Permintaan ini disampaikan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-8, pelantikan DPR RI, DPRD, serta DPD, Senin (19/08/2019).

Imbauan tersebut juga disampaikan Wabup Ose menjelang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu yang tahapannya akan dimulai pada bulan September 2019 mendatang.

Ia mengatakan, Belu adalah tanah sahabat. Karena itu, setiap masyarakat perlu untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di tanah sahabat yang berbatasan langsung dengan RI-RDTL.

Disampaikannya, pemerintah dan masyarakat sama-sama ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban bersama pihak-pihak yang bertanggung jawab, dalam hal ini TNI dan Polri.

Sebab, hal tersebut menjadi tanggung jawab moral bersama agar seluruh tahapan Pilpres berakhir dengan aman, tertib dan damai.

“Masyarakat Kabupaten Belu berdasarkan tatanan nilai keadatan dan ketimuran juga ada norma-norma yang berlaku baik sebagai adat dan sesuai aturan lain,” ujar Ose saat ditemui di gedung DPRD Belu, Jumat (16/07/2019).

Masyarakat Kabupaten Belu, kata dia, bukan tipikal yang menciptakan konflik.

Sebab itu, ia meminta agar tetap taat dan patuh pada aturan yang ada.

“Kemudian juga nilai dasar kearifan lokal kita, dimana nama Belu yang artinya sahabat menjadi sebuah modal bagi masyarakat untuk hidup rukun sebagai warga Negara. Saya kira kita di Belu aman dan mendukung penuh hasil pilpres,” katanya.

Masyarakat Kabupaten Belu, lanjut dia, ikut berharap agar ke depan Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara dengan baik.

Wabup Ose menambahkan, Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan saat ini dalam kondisi sangat kondusif.

Namun demikian, mantan Sekda Belu ini meminta masyarakat agar tetap waspada, sehingga tidak terpapar dengan isu-isu negatif seperti radikalisme dan terorisme.

“Di tengah situasi Belu yang kondusif dimana masyarakat hidup dalam kerukunan, persaudaraan dan kekeluargaan, tetap kita harus waspada. Di samping kita punya keinginan agar proses bermartabat ini dilakukan dengan baik, kita perlu tetap waspada,” imbau Ose.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu
Previous ArticleYusuf Soru: Tak Zamannya Kampanye Pakai Baliho
Next Article Peduli Kota Ruteng, GMPS Berikan 1000 Tong Sampah

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.