Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Diadukan ke Polisi, RS Leona Kefamenanu Mengaku Siap Kooperatif
HUKUM DAN KEAMANAN

Diadukan ke Polisi, RS Leona Kefamenanu Mengaku Siap Kooperatif

By Redaksi2 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi tangan dari putra Tonci Piut Albertus Moni yang mengalami infeksi hingga meninggal dunia. Infeksi tersebut diduga akibat suntikan saat pasien hendak diinfus di RS Leona Kefamenanu (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Manajemen RS Leona Kefamenanu beberapa waktu lalu diadukan ke Polres TTU oleh Tonci Piut Albertus Moni.

Tonci merupakan warga Jalan Diponegoro RT 011, RW 004, Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Baca: Diduga Lalai Urus Pasien Hingga Meninggal, RS Leona Kefamenanu Dipolisikan

Manajemen RS swasta tersebut diadukan seputar kasus dugaan malpraktik hingga menyebabkan bayi Tonci yang baru berumur satu minggu meninggal dunia pada Minggu 25 Agustus 2019.

Kasat Reskrim Polres TTU AKP Tatang Prajitno Panjaitan saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (02/09/2019), menuturkan pengaduan terkait kasus tersebut diterima pihaknya pada Rabu 28 Agustus 2019.

Untuk saat ini, jelas AKP Tatang, pihaknya sudah mengeluarkan surat permintaan keterangan kepada pihak RSUD TTU.

Sedangkan untuk RS Leona, AKP Tatang mengaku surat permintaan keterangan baru akan dikeluarkan hari ini, Senin (02/09).

“Nanti setelah pengambilan keterangan, nanti ada upaya dari pihak kita juga untuk lakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian dari bayi ini, itu nanti prosesnya,” tuturnya.

Terpisah, Direktur RS Leona Kefamenanu Rizki Anugrah Dewati menuturkan, pihaknya siap bertindak kooperatif untuk memberikan keterangan apabila nanti dipanggil oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya baru mengetahui adanya kasus tersebut melalui pemberitaan media massa.

Sementara panggilan dari pihak kepolisian belum diterima pihaknya.

Pada kesempatan itu, Rizki menolak untuk memberikan keterangan berkaitan dengan dugaan malpraktik yang dituduhkan kepada manajemen RS Leona.

Ia mengaku semua penjelasan terkait persoalan tersebut akan disampaikan langsung ke pihak kepolisian.

“Untuk kondisi (pasien) dan lain-lain semua juga diproses itu aja baru kami menjelaskan ke pihak berwenang, karena kan untuk kondisi kesehatan, kondisi ini kan rahasia yah, rahasia medis, kami juga enggak (tidak) akan mengumumkan di masyarakat secara umum gitu,” ujar Rizki yang didampingi oleh sejumlah staffnya di RS Leona.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

RS Leona Kefamenanu TTU
Previous Article30 Anggota DPRD Matim Periode 2019-2024 Dilantik
Next Article Sidang Perdana, 5 Anggota DPRD Mabar Tidak Hadir

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.