Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kadis PKO Mabar Minta Mediasi Masalah di SMPN 1 Kuwus Barat
HUKUM DAN KEAMANAN

Kadis PKO Mabar Minta Mediasi Masalah di SMPN 1 Kuwus Barat

By Redaksi5 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Bernadus Dandur (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Bernadus Dandur meminta polemik di SMPN 1 Kuwus Barat, Kecamatan Kuwus Barat agar dimediasi.

Masalah tersebut yakni Kepala SMPN 1 Kuwus Barat dilaporkan ke Polres Mabar oleh Dedimus Lebu, seorang guru PNS di sekolah itu.

Dedimus diduga menjadi korban kekerasan dari Kepsek Biata. Atas tindakan itu, ia kemudian melaporkan Kepsek Biata dan beberapa rekan guru ke Polres Mabar, Selasa (03/09/2019).

Kadis Bernadus meminta agar Kepsek SMPN 1 Kuwus Barat dan Dedimus melakukan mediasi.

“Ya saya minta agar Kepala Sekolah dan Dedimus melakukan mediasi secara keluarga,” pinta Bernadus saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis (05/09/2019).

Ia mengaku, sebelumnya Dedimus sudah melaporkan kejadian tersebut kepada dirinya. Sebagai tindak lanjut dari laporan itu, pihaknya langsung memanggil Kepsek Biata dan guru-guru yang ada di dalam laporan Dedimus guna meminta klarifikasi.

“Nah hari ini Kepsek dan guru-guru sudah memberikan klarifikasi terkait peristiwa itu. Dan apa yang disampaikan Kepsek dan guru-guru sangat bertentangan dengan apa yang disampaikan Dedimus,” pungkas Kadis Bernadus.

Ia pun menawarkan solusi agar pihak pelapor pihak terlapor melakukan mediasi dan diurus secara kekeluargaan.

“Saya akan lakukan itu dan mendatangkan Kepsek dan Dedimus. Untuk lakukan mediasi secara keluarga. Kapan itu waktunya yang jelas minggu depan saya akan panggil keduanya,” tutupnya.

Baca di sini sebelumnya: Kepala SMPN 1 Kuwus Barat Bantah Laporan Dedimus di Polres Mabar

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat PKO Mabar SMPN 1 Kuwus Barat
Previous ArticleMabes TNI AD Tinjau Lokasi Pembangunan Mako Yonif 746 di Nagekeo
Next Article Hutan Dirusak Sekelompok Oknum, Masyarakat Adat Wemean Mengadu ke Pemkab Malaka

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.