Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pembentukan Kabupaten Riung Butuh Keterlibatan Semua Pihak
NTT NEWS

Pembentukan Kabupaten Riung Butuh Keterlibatan Semua Pihak

By Redaksi19 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com-Wilayah Riung perlu mendapatkan perhatian dan sentuhan lebih terkait pembangunan. Olehnya DPRD dan Pemerintah Kabupaten Ngada perlu berkomitmen membangun wilayah Riung secara tepat dan cepat, guna menjawabi keinginan masyarakat Riung untuk membentuk daerah otonomi baru.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Ngada Helmut Waso belum lama ini kepada awak media di Bajawa.

Helmut mengatakan secara tegas bahwa dirinya sangat mendukung pembentukan Kabupaten Riung, tetapi Pemda Ngada dan semua anggota DPRD Ngada harus mempunyai komitmen yang sama.

“Untuk berjuang Pembentuk Otonomi baru, harus semua pihak terlibat. Kalau hanya yang berjuang  DPRD orang Riung,‎ saja itu akan berjalan di tempat,” katanya.

Dijelaskan Helmut, terkait perjuangan pem‎bentukan Kabupaten Riung sudah ada titik terang. Hal itu dengan di tandai pembentukan sejumlah desa baru yang mana 70 persen dan 56 desa yang baru itu ada di wilayah Riung.

Namun komitmen pemda Ngada dan DPRD Ngada harus lebih fokus dan tegas.

Terkait pembentukan Kabupaten Riung Kata Ketua DPRD Ngada dari Partai Amanat Nasional itu telah merespon dan mendukung tiga perioritas utama pembangunan, yakni zala ziro sario, wae gebho gabho, dan dara rilo ralo.

Dia menambahkan, perlu percepatan pembangunan jalan dengan alokasi dana dari APBD dan air minum dengan dana desa.

Sedangkan untuk listrik, disesuaikan saja sengan kebijakan dari PLN. Pemerintah, akan membantu masyarakat menyambungkan listrik kerumah-rumah penduduk setelah ada jaringan.

Sementara Tokoh Muda Asal Riung Viktor Rato kepada Vox NTT di Bajawa Kamis (19/1), mengapresiasi kepada DPRD Ngada dan Pemda Ngada dalam hal ini keseriusan membangun wilayah riung.

Menurutnya riung adalah pintu masuk pariwisata yakni 17 pulau di riung dan pantai Watulajar di desa lengkosambi.

Namun hanya akses infrastruktur tidak mendukung olehnya mengharapkan pemerintah dan DPR memperhatikan ruang jalan menuju riung yang sampai saat ini rusak berat.*** (arton/VoN)

Foto: Peta Riung (Foto: Google Maps)

Ngada
Previous ArticleSoal Tambang di Manggarai, Dugaan “Politik Transaksional” Kembali Disampaikan
Next Article Pemkab Manggarai Diminta Periksa Realisasi ADD dan DD di Desa Wudi Cibal

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.