Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»GMNI dan PMII Manggarai Laporkan Dugaan Pungli di Pasar Rakyat
HUKUM DAN KEAMANAN

GMNI dan PMII Manggarai Laporkan Dugaan Pungli di Pasar Rakyat

By Redaksi18 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rikardus Joman, Ketua GMNI Manggarai dan Safrudin Ruslan Ketua PMII Cabang persiapan Manggarai saat memberikan keterangan pers di Polres Manggarai, Rabu (18/09/2019) (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,  Vox NTT – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Manggarai melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) di pasar rakyat Ruteng ke Polres Manggarai, Rabu (18/09/2019).

GMNI dan PMII Manggarai melaporkan Paulus Pantung, nama yang diduga terlibat pungli di pasar rakyat Ruteng.

Ketua GMNI Manggarai Rikardus Joman menjelaskan, laporan itu berdasarkan pengaduan pedagang yang mengaku menjadi korban pungli.

Menurut pengakuan pedagang, kata Joman, terlapor telah melakukan dugaan tindak pidana pungli terhadap para pedagang kuliner di pasar rakyat yang terletak di Jl. Gajah Mada, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong itu.

“Kami mahasiswa yang tergabung dalam organisasi GMNI  Cabang Manggarai dan PMII Cabang Persiapan Manggarai telah mengantongi bukti berupa video pengakuan para pedagang kuliner,” ungkapnya kepada VoxNtt.com,  Rabu siang.

Joman menambahkan, para pedagang sebagai korban mengakui telah dimintai uang sebesar Rp 400.000 per bulan.

“Berdasarkan keterangan para pedagang bernama Taufik mereka telah menyerahkan uang tersebut setiap tanggal 5 setiap bulan yang diterima oleh saudara Paulus Pantung,” katanya.

Jumlah para pedagang yang dimintai uang setoran setiap bulan, lanjut Joman, sebanyak 15 stan atau gerobak.

“Bahwa untuk melegalkan perbuatan pidana pungli tersebut, saudara terlapor membuat kesepakatan tertulis dengan para pedagang kuliner sebanyak 11 orang yang ditandatangani di atas materai 6000,” tandasnya.

Menurut Joman, terlapor tidak memiliki hak secara hukum untuk melakukan pungutan terhadap para pedagang kuliner di pasar rakyat Ruteng.

“Bahwa terlapor melakukan pemungutan uang sebesar Rp 400.000 setiap pedagang kuliner Ruko Pemda Pasar Rakyat Ruteng tanpa bukti pembayaran atau kwitansi yang jelas,” ujarnya.

Saat bersamaan,  Ketua PMII cabang persiapan Manggarai Safrudin Ruslan mengatakan, terlapor telah melakukan pungli sejak Oktober tahun 2018 sesuai dengan surat kesepakatannya bersama para pedagang.

Menurut dia. terlapor telah merugikan Negara karena memanfaatkan fasilitas pemerintah untuk meraup keuntungan pribadi.

“Berdasarkan data yang diperoleh bahwa mobil pelaku bermerek Avanza dicicil atau kredit menggunakan uang pungutan liar tersebut,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang diperoleh kata dia,   terlapor kerapkali mendesak para pedagang untuk segera memberikan uang pungutan kepadanya, karena lewat tanggal jatuh tempo pembayaran cicilan mobil pribadinya.

“Bahwa saudara terlapor melakukan pungutan terhadap para pedagang tanpa perintah Undang-undang maupun peraturan daerah (Perda) Kabupaten Manggarai,” ungkap Safrudin.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

GMNI Manggarai Manggarai PMII Manggarai
Previous ArticleSoal Rujab, Anggota DPRD Minta Bupati TTS Panggil PPK
Next Article Gusty Ganggut Resmi Daftar di PDIP Manggarai

Related Posts

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Spesialis Tendang Bebas Jeims Moa Antar Desa Pinggang FC Raih Podium Dua di Turnamen U15 Kecamatan Cibal

2 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.