Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Seleksi Perangkat Desa di TTS “Abu-abu”, Pemkab Dinilai Tidak Konsisten
VOX DESA

Seleksi Perangkat Desa di TTS “Abu-abu”, Pemkab Dinilai Tidak Konsisten

By Redaksi9 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTS, Periode 2019-2024, Epy Tahun saat diwawancarai VoxNtt.com, belum lama ini. (Foto: L. Ulan/VoxNtt.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Proses seleksi perangkat desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali mendapat sorotan publik dan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dua anggota DPRD TTS, David Boimau dan Lusianus Tusalak sat dihubungi VoxNtt.com belum lama ini, mengatakan Pemerintah Kabupaten TTS, jangan seolah-seolah menggantung proses seleksi perangkat desa yang sudah dimulai sejak awal tahun 2019 lalu.

David Boimau menilai, proses yang selama ini berjalan terkatung-katung. Oleh karena itu, David memberikan saran agar Pemkab TTS meninjau kembali proses seleksi ini.

Pasalnya, bila proses seleksi yang dilaksanakan tidak jelas, maka akan ikut mempengaruhi kinerja perangkat desa yang lama.

“Aparat desa yang lama akan sulit berkonsentrasi untuk bekerja. Khususnya dalam proses penyerapan anggaran dana desa maupun mempertanggungjawabkan yang sudah terealisasi,” jelas David Boimau.

Lusianus Tusalak yang diwawancarai terpisah, mengatakan, mandeknya proses seleksi perangkat desa di TTS menunjukkan Pemkab tidak konsisten.

“Kenapa saya bilang tidak konsisten atau komitmen. Ini karena, proses ini sudah menggantung. Kalau memang dibatalkan maka dibatalkan saja. Ataukah dilanjutkan maka dilanjutkan saja. Harus jelas, tidak perlu abu-abu,” tandas Lusianus.

Kepada wartawan belum lama ini, Bupati TTS Epy Tahun, kembali mengeluarkan statement jika proses seleksi perangkat desa akan dilanjutkan lagi, usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Penulis: L. Ulan
Editor: Ardy Abba

DPRD TTS Epy Tahun TTS
Previous ArticlePameran Pembangunan di Ngada, Wahana Permainan Rolet Paling Ramai Dikunjungi
Next Article PMI Matim Terjunkan Tangki Air ke Ulung Baras

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.