Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Julie Laiskodat Ajak Anak-anak Biasakan Cuci Tangan Enam Kali Sehari
KESEHATAN

Julie Laiskodat Ajak Anak-anak Biasakan Cuci Tangan Enam Kali Sehari

By Redaksi20 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Julie Laiskodat (kedua dari kanan) saat mengikuti acara kampaye cuci tangan pakai tangan dalam rangka hari cuci tangan sedunia tingkat provinsi NTT, di halaman Rujab gubernur NTT, Jumat, 18 Oktober 2019 (Foto: Dok. Humas provinsi NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)  Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat mengajak anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mencuci tangan minimal enam kali sehari.

“Saya minta para orangtua dan para guru, latih anak-anak untuk mencuci tangan setiap hari. Minimal enam kali sehari, sebelum makan dan sesudah dari (kamar)  WC. Bersihkan tangan harus selalu pakai sabun,” kata Julie saat memberikan arahan pada kampanye cuci tangan pakai sabun dalam rangka hari cuci tangan sedunia tingkat Provinsi NTT di halaman Rumah jabatan (Rujab) Gubernur, Jumat (18/10/2019).

Julie  menekankan, sebagai salah satu upaya pencegahan atau preventif,  gerakan mencuci tangan harus digalakan sejak kecil.

“Kalau mereka sudah membiasakan diri sejak dini,  maka hal ini akan menjadi pola hidup yang akan dibawa terus sampai kapanpun,” jelas Julie.

Ia mengharapkan, agar para orangtua selalu menyediakan ikan dan daun kelor sebagai santapan untuk anak-anak.

“Ikan dan daun kelor merupakan makanan bergizi yang sangat berguna untuk pertumbuhan. Biasakan  anak-anak untuk makan ikan dengan sayur daun kelor agar mereka bisa tumbuh jadi anak yang sehat dan pintar,” ungkap Ketua Dekranasda NTT itu.

Sementara itu, Drg.  Iin Adriani selaku ketua Kelompok Kerja (Pokja) IV PKK NTT dalam laporannya mengatakan,  kegiatan kampanye cuci tangan pakai sabun itu merupakan salah satu program dari PKK NTT.

“Tujuannya untuk mengkampanyekan pola hidup bersih dan sehat. Juga untuk menanamkan dan memperkenalkan sejak dini cara hidup sehat kepada anak-anak,” kata Iin.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut diikuti  1.000 orang anak dari 50 TKK/PAUD se-Kota Kupang.

Masing-masing sekolah kirimkan 20 orang anak. Mereka tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara mulai dari senam sehat bersama dan praktik atau demo cara mencuci tangan secara benar.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleManajemen Lama Hotel Sasando Dipolisikan
Next Article Di Nagekeo, Jokowi Jadi Tukang Servis Sepeda Motor

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.