Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Demi Hiu Putih, Disbudpar Sikka Libatkan Divers Kenamaan
Ekbis

Demi Hiu Putih, Disbudpar Sikka Libatkan Divers Kenamaan

By Redaksi12 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka untuk menemukan lokasi sarang dan tempat bermain hiu putih di perairan Teluk Maumere tidak main-main. Kali ini Disbudpar Sikka melibatkan 8 orang divers kenamaan.

Plt. Kadis Disbudpar Sikka Frando da Lopez melalui Kabid Pemasaran Sintus Botha menyebutkan, salah satu dari penyelam tersebut adalah Miss Earth 2019. Selain ada juga videographer bawah laut, photographer bawah laut dan pelaku bisnis pariwisata.

“Selama ini kita tahu ada hiu putih yang jadi salah satu produk perikanan di Sikka. Akan tetapi, kita tidak pernah tahu di mana lokasinya,” terangnya dalam konferensi pers di kantor Disbudpar Sikka, Selasa (12/11/2019).

Penyelaman bertajuk Familiarisation Trip (Fam Trip) ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi keindahan alam bawah Teluk Maumere. .

Tujuannya untuk menemukan dan mempromosikan keunggulan komparatif yang membedakan Teluk Maumere dengan destinasi lain di Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah patahan tsunami atau hanging wall dan rumah bermain hiu putih.

Selain itu, untuk menemukam spot-spot penyelaman dan kekayaan bawah laut lainnya di Teluk Maumere.

Penyelaman akan dilakukan di sekitar Pulau Pemana, Pulau Kambing, dan Pulau Babi.

“Pangabatang dan keindahan bawah lautnya sudah kita eksplorasi pada tahun 2017 lalu sehingga tahun ini tidak lagi dilakukan,” tandasnya.

Fam Trip melibatkan Maumere Divers Community selaku penyelam pemandu. Ini merupakan strategi Disbudpar untuk mempersiapkan potensi lokal.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Sikka
Previous ArticleListrik Sering Padam, Warga Ende Sebut Ada Upaya Pengiritan BBM oleh PLN
Next Article Pemakai Narkoba yang Melaporkan Diri Tidak Dipenjara

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Kedatangan Dua Kapal Pesiar Internasional

19 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.