Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Daerah Wisata Harus Berdampak Positif Terhadap KPM PKH
Ekbis

Daerah Wisata Harus Berdampak Positif Terhadap KPM PKH

By Redaksi24 Desember 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri Sosial RI saat bertatap muka dengan ratusan masyarakat Manggarai Barat penerima PKH di Kantor Bupati, Senin (23/12/2019) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Menteri Sosial Juiari P Batubara menegaskan pemerintah telah menetapkan Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sebagai destinasi wisata dunia.

Hal itu tentunya harus mempunyai dampak positif bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Mabar.

“Oleh karena itu kehadiran saya di sini, untuk memastikan daerah yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai destinasi wisata super premium, tidak ada lagi masyarakatnya yang masih miskin. Itu tujuan utama,” kata Juiari saat ditemui sejumlah awak media di Labuan Bajo, Senin (23/12/2019).

Mantan Anggota DPR RI itu berharap keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) dapat memanfaatkan status Pulau Komodo sebagai destinasi wisata untuk meningkatkan perekonomian.

Untuk itu, kelompok usaha bersama KPM PKH harus dapat memasarkan produk kerajinan dan ole-ole yang mereka produksi.

Selain itu, Juiari menegaskan perlu kerja sama seluruh pihak untuk membina KUBE PKH. Sehingga mereka dapat menghasilkan produk kerajinan yang berkualitas dan menarik.

“Perlu kerja sama semua pihak untuk membina dan meningkatkan KUBE PKH sehingga produk yang mereka hasilkan dapat laku di pasaran,” imbuh Juiari.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat Nasional
Previous ArticleDi Labuan Bajo, Puluhan Ribu Botol Plastik Dirancang Jadi Pohon Natal Tertinggi
Next Article Tingkatkan Kemampuan KPM PKH, Kemensos Beri Pelatihan di Berbagai Bidang

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.