Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Khawatir Virus Corona dari Wisatawan Australia, Ini Penjelasan Lengkap KKP
KESEHATAN

Khawatir Virus Corona dari Wisatawan Australia, Ini Penjelasan Lengkap KKP

By Redaksi5 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wisatawan Australia sedang menuju ke mobil pariwisata untuk bertamasya di Danau Kelimutu Ende baru-baru ini (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) wilayah kerja Ende akhirnya buka suara atas kekhawatiran pemerintah terhadap kunjungan wisatawan Australia ke Ende pada Senin, pekan ini.

Kekhawatiran pemerintah terhadap wisatawan tersebut terutama ancaman virus corona covid-19 masuk ke Ende. Karena itu, pemerintah mengeluarkan surat resmi ke pihak otoritas pelabuhan untuk menunda sandarnya kapal pesiar wisatawan Australia.

Pemerintah beralasan belum siap mengatasi masalah virus corona dan karena sesuai SOP WHO seseorang yang berasal dari negara yang telah tertular virus covid-19 wajib dikarantina selama 14 hari.

Koordinator KKP Wilker Ende Maria Ina Ke’an memastikan kondisi kesehatan wisatawan Australia sebelum berkunjung ke Danau Kelimutu, Ende.

Ia menegaskan para turis tersebut dalam kondisi sehat setelah diperiksa. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi suhu tubuh hingga memeriksa kebersihan kapal.

“Ya, kita pastikan bahwa mereka dalam keadaan sehat. Kita periksa sesuai protapnya tugas kita,” ucap Maria kepada wartawan, belum lama ini.

Maria menjelaskan, penumpang kapal Australia sehat diketahui saat bendera kuning dikibarkan. Sesuai standar, selama masa inkubasi 14 hari terutama kapal luar negeri wajib mengibarkan bendera kuning.

“Sesuai standar, kalau bendera kuning dikibarkan menandakan bahwa penumpang sedang dalam kondisi sehat. Tapi, kami tetap periksa sebelum kami turunkan bendera,” tutur dia.

Ia menambahkan, selama bendera kuning belum diturunkan, siapapun dilarang masuk ke kapal kecuali petugas KKP.

Bendera kuning hanya boleh diturunkan oleh petugas KKP setelah dinyatakan clean and clear.

“Ketika tidak ditemukan faktor risiko dan dinyatakan clean and clear serta bendera kuning diturunkan, boleh yang lain masuk ke kapal. Sebelum itu tidak boleh,” jelas Maria.

Ia kembali menegaskan para wisatawan Australia dalam keadaan sehat. Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan suhu tubuh yang normalnya tidak lebih dari 37,5 derajat celsius.

“Jadi pak Bupati tanya saya melalui telepon, apakah mereka sehat. Ya, sehat saya bilang. Semua sudah diperiksa sesuai standar kita, begitu saya bilang ke pak Bupati,” ucap Maria, mengulang.

Sebagai informasi, sebanyak 38 wisatawan Australia berkunjung ke Danau Kelimutu setelah diizinkan oleh pihak otoritas pelabuhan.

Meski ada surat resmi dari Pemda Ende perihal penundaan sandarnya kapal tersebut, pihak KSOP mengklaim telah direstui Bupati H. Djafar H. Achmad secara lisan.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Virus Corona
Previous ArticleDipanggil Polisi, Ini Kata Bupati Dula
Next Article KIP Dibuang dalam Tong Sampah Bukan Kejadian Pertama di Mabar

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.