Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tertibkan Data Penduduk, Pemda Ende Segera Kirimkan Petugas Disdukcapil ke Kutai Timur
Regional NTT

Tertibkan Data Penduduk, Pemda Ende Segera Kirimkan Petugas Disdukcapil ke Kutai Timur

By Redaksi10 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keluarga besar Ende-Lio di Kutai Timur sedang berpose bersama Bupati Ende, Uskup Agung Ende Mgr. Vinsen Poto Kota, Pr dan Wakil Ketua DPRD Ende Emanuel Erikos Rede (Foto: Copy right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Bupati Ende, H. Djafar H. Achmad menyebutkan sekitar 20-an ribu tenaga kerja asal Ende di Kutai Timur, Kaltim belum dilengkapi administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga.

Bupati Djafar mengatahui hal ini setelah mengikuti Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Besar (IKB) NTT di Kota Sengatta, Kutai Timur, Kaltim, belum lama ini.

“Ada masalah yang saya terima bahwa pekerja kita disana tidak memiliki administrasi pribadi yang lengkap. Para pekerja disana itu rata-rata diajak oleh keluarga sehingga tidak diperhatikan administrasi kependudukan,” ujar Bupati Djafar kepada wartawan di Ende, Senin (09/03/2020) siang.

Untuk mengatasi itu, para pekerja diimbau untuk melengkapi data kependudukan saat kembali berlibur di Ende.

Alternatif lain ialah Pemda Ende akan mengirimkan petugas Disdukcapil untuk melayani pendataan kependudukan di Kutai Timur.

“Nanti kita melakukan pendataan bersama IKB NTT, kira-kira berapa jumlah yang belum dilengkapi. Kalau tidak kita datangkan petugas ke Kutai Timur,” kata Djafar.

Ia menegaskan, langkah mengirimkan petugas Disdukcapil ke Kutai Timur ialah untuk keperluan pemenuhan hak sebagai warga Indonesia. Pemerintah berkewajiban untuk menjalankan tugas sebagai pelayanan.

Djafar membantah pertanyaan wartawan atas kelalaian petugas mengurus data kependudukan.

Menurutnya, keterlambatan pendataan akibat dari sistem kependudukan yang harus ekstra berhati-hati dalam proses pengisian.

“Ini hanya karena perlu waktu karena pengisian data perlu kehati-hatian. Karena kalau ada kesalahan sedikit maka tidak diterima oleh sistem,” tutur Djafar.

“Ini yang jadi pokok persoalan. Nah itu yang disiasati dan kami akan bekerja sama dengan PT Pos agar hak para pekerja di Kutai Timur dipenuhi,” katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Disdukcapil Ende Djafar Haji Achmad Ende
Previous ArticleKisah Alfons, Warga Ende yang Menderita Tumor Sejak Duduk di Bangku SD
Next Article Awal Tahun 2020, Pemkab Manggarai Tangani 23 Kasus DBD

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.