Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ketua DPRD NTT Imbau Masyarakat untuk Waspada Terhadap DBD
KESEHATAN

Ketua DPRD NTT Imbau Masyarakat untuk Waspada Terhadap DBD

By Redaksi12 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni saat memberikan pers di kantor DPRD NTT, Kamis, 12 Maret 2020 (Foto: Tarsi Salmon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Emi Nomleni meminta masyarakat untuk selalu berwaspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Himbauan kepada masyarakat untuk lebih peka. Anak-anak mulai panas, mulai sakit itu harus tidak boleh dibiarkan. Itu harus cepat,” ungkap Nomleni kepada wartawan di Kantor DPRD NTT, Kamis (12/03/2020).

Menurutnya, masalah DBD ini membutuhkan kerja sama tidak hanya pemerintah.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi kita semua untuk membantu masyarakat bagaimana cepat untuk mengantisipasi. Anak-anak sakit jangan dianggap enteng, harus cepat dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Nomleni juga meminta kepada masyarakat agar selalu membersihkan lingkungan sekitar.

“Karena ini sudah menyebar yang luar biasa,” tutur Nomleni.

Politisi PDIP itu berharap, agar masalah penyakit DBD ini bisa cepat diselesaikan.

“Supaya tidak menelan korban lagi. Jadi, bukan saja di Sikka tetapi hampir seluruh wilayah di NTT,” katanya.

Terkait DBD di Sikka, DPRD NTT sudah meminta Pemerintah Provinsi melalui Komisi V DPRD NTT untuk ada intervensi anggaran. Itu untuk bergandengan tangan dengan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk menyelesaikan masalah ini.

“Ini memang sebuah kondisi yang memang harus diselamatkan. Kadang-kadang kita mengganggap fogging ini tidak penting, tetapi bagi saya sebenarnya untuk sementara menyelamatkan kondisi jangka pendek itu. Mungkin itu harus dilakukan,” pungkas Nomleni.

Ia meminta agar kesigapan dari Dinas Kesehatan untuk menyelesaikan persoalan tersebut

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggus Mere menegaskan, dalam penanganan kasus DBD pihaknya sudah berkoordinas dan kolaboratif dengan beberapa pihak.

“Selain mereka lakukan PSN juga lakukan abatesasi juga melibatkan teman-teman dari Poltekes Kementerian Kesehatan Kupang dan juga para pihak lain termasuk juga melakukan pengasapan atau fogging di wilayah-wilayah terpapar,” ungkap Dominikus kepada wartawan di Kupang, Rabu, 11 Maret 2020, Kemarin

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

DBD DPRD NTT Emi Nomleni Kota Kupang
Previous ArticlePetugas Kesehatan Lingkungan dan 33 Warga Ngada Terserang DBD
Next Article Ini Rencana Perbaikan Lapen di Rahong Utara pada Tahun 2020

Related Posts

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026

DPRD NTT Didorong Segera Bahas Ranperda Perlindungan Pekerja Migran dan TPPO

21 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.