Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Habiskan Dana Ratusan Juta, Sejumlah Proyek di Desa Deno Matim Dikeluhkan Warga
VOX DESA

Habiskan Dana Ratusan Juta, Sejumlah Proyek di Desa Deno Matim Dikeluhkan Warga

By Redaksi17 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Dana Desa (Foto:Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sejumlah proyek yang menghabiskan Dana Desa (DD) ratusan juta, di Desa Deno, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dikeluhkan warga.

Sumber VoxNtt.com, Jumat (13/03/2020), mengatakan proyek pembangunan rumah yang menghabiskan Dana Desa (DD) Rp 75.000.000 itu dikerjakan pada 2018 lalu. Namun, dari 11 rumah itu hanya 8 rumah yang sudah dikerjakan.

“Dari sekian rumah tersebut hanya 8 yang sudah selesai 3 nya itu yang menjadi pertanyaan,” ucapnya.

Sumber itu juga menerangkan ketiga warga itu yakni, Paulus Adi, Bernadus Ram dan Gaspar Ndadak.

Selain proyek renovasi rumah, sumber itu juga menambahkan pada 2019 Desa Deno menganggarkan Dana Desa untuk proyek air minum bersih.

Proyek ini jelas dia, bersumber dari dana berbeda. Dari PAMSIMAS sebesar Rp 200.000.000 dan DD Rp 200.000.000.

“Yang menjadi persoalan bak penampung, mereka hanya tambal di bak yang sudah ada sejak Desa Deno belum dimekar dari desa induk, dari bak berukuran 3×3 karena ditambal menjadi 4×4, apa ini benar sesuai RAB? ” tukasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Deno Silfester Nobi Robin mengatakan beberapa proyek yang keluhkan oleh warga di desa itu sudah dikerjakan sesuai petunjuk teknis (Juknis).

“Tida ada masalahh karena sudah sesuai juknis dan sudah ada laporan,” ujar Kades Silfester saat dihubungi VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Senin (16/4/2020).

Ia juga mengatakan masyarakat di desa itu sering membuat ulah dengan membuat beberapa lubang di bak air tersebut. Sehingga terkesan tidak dimanfaatkan.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleAntisipasi Virus Corona, RSPP Betun Tutup Jam Besuk
Next Article Tak Mau Ambil Risiko dengan Virus Corona, Pemkab Ngada Pulangkan 13 Wisman asal Amerika

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.