Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Senator AWK Dorong Pemerintah NTT Siapkan Skema Karantina Covid-19
KESEHATAN

Senator AWK Dorong Pemerintah NTT Siapkan Skema Karantina Covid-19

By Redaksi29 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPD RI Angelius Wake Kako saat bersama pemerintah (Foto: Copy Right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Anggota DPD RI, Angelius Wake Kako (AWK) mendorong pemerintah di NTT agar menyiapkan skema karantina terhadap orang yang masuk ke provinsi itu.

Senator Angelo mengusulkan ini mengingat wabah Covid-19 telah menular hampir sebagian besar di Indonesia. Sehingga, skema karantina dimaksudnya agar NTT benar-benar aman dan dihindari dari wabah berbahaya tersebut

“Kita bersyukur, karena masih ada wilayah provinsi tertentu yang masih negatif sampai saat ini, dan NTT termasuk di dalamnya. Sebagai provinsi kepulauan, pencegahan penularan menjadi prioritas dilakukan terhadap para tamu yang masuk ke NTT dengan melakukan karantina oleh pemerintah selama 14 hari,” ungkap Angelo melalui video yang diunggah melalui Akun Facebook-nya, Sabtu (28/03/2020).

Anggota Komite 2 DPD RI ini menambahkan, pemerintah di NTT mesti menyiapkan tempat khusus untuk mengarantina para tamu. Hal itu dimaksud agar mudah diawasi secara rutin.

Pemerintah diharapkan tidak memberi kesempatan kepada tamu untuk menjalankan karantina secara mandiri di rumah seperti yang dijalankan selama ini.

“Pemerintah daerah bisa menyiapkan tempat khusus seperti ruangan kelas, kebetulan saat ini sedang libur. Dan kepada mereka yang masuk ke NTT siapapun dia wajib dikarantina selama 14 hari, baru diserahkan kepada keluarga apabila negatif ataupun langsung dirujuk ke RS apabila ditemukan gejala yang mengarah kepada Covid-19,” kata senator asal Dapil NTT itu.

Angelo meyakini, apabila usulan ini dilakukan, niscaya NTT akan tetap menjadi daerah yang aman sampai wabah ini berlalu, dan kepanikan serta keresahan masyarakat bisa mulai diminimalisasi.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Angelo Wake Kako Ende Virus Corona
Previous ArticlePengamat: Social Distancing Harus Diposisikan Sebagai Aturan, Bukan Imbauan
Next Article Data Covid-19 Sikka: 1 PDP, 58 ODP, 1286 OTG

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.