Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Wakil Ketua DPRD TTS: Pemkab Harus Perketat Pintu Masuk
KESEHATAN

Wakil Ketua DPRD TTS: Pemkab Harus Perketat Pintu Masuk

By Redaksi11 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yusuf N Soru (Kiri), Wakil Ketua DPRD TTS (Foto: Ist.)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Timor Tengah Selatan (DPRD TTS), Yusuf N Soru, meminta pemerintah setempat dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 agar memperketat pintu masuk ke wilayah itu.

Dua wilayah pintu masuk yang dimaksudkan Yusuf Soru adalah Batuputih dan Polen. Keduanya merupakan jalur utama transportasi darat yang biasa dilewati penumpang, baik dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, Belu maupun Malaka.

Dua wilayah perbatasan TTS ini, menurut dia, harus menjadi lokasi penjagaan ketat gugus tugas untuk melakukan pengamanan, baik secara medis maupun keamanan.

Hal ini dilakukan, lanjut Sekretaris DPC PDIP TTS itu, setelah Provinsi NTT sudah masuk dalam daftar zona merah. Itu karena sudah ada satu pasien terpapar Covid-19.

Yusuf Soru juga meminta aparat pemerintah, para medis dan pihak keamanan agar harus memberikan kesadaran penuh kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang rentan Covid-19.

“Karena bukan saja arus transportasi yang ramai. Namun ada juga aktivitas ekonomi. Nah, ini yang membahayakan. Kita mungkin, perlu taat hingga badai ini berlalu. Tetap ikuti anjuran pemeribtah demi kebaikan bersama,” katanya.

Kepada gugus tugas Covid-19 TTS, dia berharap, memaksimalkan penanganan di saat musim dingin yang mulai terjadi mulai pertengahan April ini.

“Antisipasi penanganan perlu dilakukan, mengingat beberapa wilayah di TTS, biasa berkabut dan mulai memasuki musim dingin mulai pertengahan April atau awal Mei. Ini perlu antisipasi dan ada sistem kewaspadaan dini,” tutupnya.

Penulis: L. Long
Editor: Ardy Abba

DPRD TTS TTS Virus Corona
Previous ArticleAnggota DPRD NTT Josef Gadi Djou Meninggal Dunia
Next Article Herman Man Tegaskan Pasien Positif Covid-19 di NTT Bukan Warga Kota Kupang

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.