Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kota SoE Ada 2 PDP? Pemkab TTS Diminta Terbuka
KESEHATAN

Kota SoE Ada 2 PDP? Pemkab TTS Diminta Terbuka

By Redaksi7 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Virus Corona. Gambar disadur dari google.com/coronavirus
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (Pemkab TTS) diminta untuk terbuka dalam memberikan informasi publik terkait penanganan Covid-19 di daerah tersebut.

Demikian diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Marten Tualaka saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat (07/05/2020) pagi.

Ketua DPC Hanura TTS ini mengingatkan, Pemkab tidak boleh menutupi informasi terkini terkait penanganan Covid-19.

Menurut Marten, masyarakat perlu tahu dengan pasti kondisi penanganan serta status terkini penyebaran pendemi Covid-19.

“Kalau masyarakat tahu, maka tentunya akan lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai Pemkab hanya mau menjaga supaya dibilang negatif. Padahal banyak yang berstatus misalnya ODP atau PDP bahkan jika positif,” tandasnya.

Nada yang sama disampaikan Wakil Ketua DPRD TTS, Egy Usfunan yang dikonfirmasi secara terpisah, Jumat (07/05/2020) pagi.

Egy berharap pemerintah tetap bekerja dan terus berjuang utk memutus mata rantai Covid-19.

“Masyarakat harus mendukung, harap juga dukungan doa dari semua masyarakat agar pemerintah melalui kerja kerja gugus tugas Covid-19 bisa berjalan baik,” tandas pemilik nama Relygius Usfunan ini.

Sementara informasi yang diperoleh VoxNtt.com, Kamis (06/05/2020) kemarin, dua orang di wilayah Kota SoE dalam pemeriksaan dan rapid test dinyatakan positif dan sampel dua warga ini lagi dikirim ke Kupang untuk Swab.

Informasi terpercaya yang dihimpun, meyebutkan, dua pasien yang berstatus PDP ini, sebelumnya menjalani tes di Puskesmas Kota SoE. Selanjutnya direkomendasikan ke RSUD SoE untuk tes lebih lanjut.

Kepala Dinas Kesehatan TTS, dr. Eirene Ate saat dihubungi VoxNtt.com, belum memberikan respon hingga siang ini.

Begitupun Bupati TTS, Epy Tahun belum memberikan jawaban terkait informasi yang santer di Kota SoE, ibu kota Kabupaten TTS ini.

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

TTS Virus Corona
Previous ArticleSebuah Kesaksian: Tambang Bisa Memecah Belah Masyarakat
Next Article Wujud Solidaritas Pemkot Untuk Umat Muslim di Kota Kupang

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.