Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Generasi Muda Harus Menjadi Pelopor Lawan Sikap Intoleransi di Mabar
Regional NTT

Generasi Muda Harus Menjadi Pelopor Lawan Sikap Intoleransi di Mabar

By Redaksi12 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mario Pranda
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Politisi Muda Mario Pranda mengajak generasi muda menjadi pelopor melawan sikap intoleransi di Manggarai Barat (Mabar).

Hal itu dikatakan Mario, melihat situasi pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, khususnya di Manggarai Barat.

“Situasi pandemik global saat ini menjadikan semua aspek kehidupan manusia mengalami perubahan besar baik dari sisi ekonomi, kesehatan, mental dan spiritual,” ungkapnya saat ditemui VoxNtt.com, Selasa (12/05/2020).

Mario menjelaskan, khusus untuk Indonesia yang adalah negara berkembang dan plural, situasi pandemi ini adalah suatu fase yang berat bagi bangsa ini.

Sensitivitas dan pergesekan intoleransi kata Mario, kerap muncul ketika suatu bangsa sedang mengalami krisis ekonomi maupun pandemik.

“Ini perlu menjadi sorotan pemerintah Manggarai Barat, tokoh masyarakat, segenap masyarakat dan terlebih generasi muda yang merupakan garda terdepan,” tegas Politisi Demokrat itu.

Mario melihat, generasi muda adalah cermin masa depan suatu bangsa,. Karena itu kata dia, harus menjadi pelopor dalam memberi contoh sikap toleransi antar umat beragama khususnya di Manggarai Barat yang merupakan daerah dengan multi etnis dan agama.

Di tengah era digital yang sangat pesat saat ini ujar Mario, perlu adanya kemampuan serta kecerdasan kaum muda dalam menyaring dan waspada terhadap informasi yang beredar bebas yang bisa dengan sangat cepat melalui media digital atau media sosial.

“Terlebih saat ini ada banyak informasi hoaks yang beredar luas terkait pandemik Covid-19 ini, yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaran serta sumbernya,” ujar anak ketiga Bupati Pertama Mabar itu.

Untuk itu kata Mario, sebagai generasi muda, dirinya mengajak semua pihak untuk mampu memberikan informasi yang benar, contoh serta pencerahan terhadap masyarakat luas.

“Agar dalam situasi pandemik yang sangat memprihatinkan saat ini, kita tetap bersatu padu bersama pemerintah untuk melawan penyebaran virus Covid-19 ini bersama sama pemerintah serta berikan edukasi serta informasi akurat yg berasal dari lembaga resmi negara,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleTembok Kantor Bupati Ende Jadi Korban Perilaku Vandalisme
Next Article Resmi Jadi Terpidana, Pemkab TTU Segera Copot Kades Naku dari Jabatannya

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.