Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ternyata! Hasil Rapid Test Kadis di Nagekeo Non Reaktif
KESEHATAN

Ternyata! Hasil Rapid Test Kadis di Nagekeo Non Reaktif

By Redaksi25 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi rapid test
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Pemerintah Provinsi NTT kembali merilis 3 tambahan kasus positif Covid-19 di provinsi itu, Senin (25/05/2020).

Kepala Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere mengatakan, 2 dari 3 tambahan kasus positif Covid-19 tersebut berasal dari Kabupaten Nagekeo klaster pesantren Temboro Magetan Jawa Timur.

Dengan penambahan itu berarti saat ini terdapat 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Nagekeo.

Ketiganya berasal dari satu klaster pesantren Temboro Magetan. Pasien 01 dan 02 merupakan santri dari pondok pesantren Magetan dan seorang lagi merupakan ibu dari pasien 01 positif Covid-19.

Selain tambahan tiga kasus positif Covid-19, Kabupaten Nagekeo juga kembali mendapatkan tambahan 7 kasus baru reaktif rapid test.

Ketujuh orang ini merupakan petugas medis dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) berdasarkan data tracing (pelacakan) Satgas penanganan Covid-19 Nagekeo.

Mereka diketahui pernah terlibat kontak dengan pasien #01 Nagekeo positif Covid-19.

Sebelumnya, dari total 12 orang petugas kesehatan di Kabupaten Nagekeo dilaporkan pernah kontak dengan 10 santri pondok pesantren Tamboro Magetan.

Ke-12 petugas itu kemudian menjalani karantina terpusat di Hotel Sinar Kasih Mbay dan menjalankan rapid test pertama dengan hasil non reaktif.

Pada rapid test kedua, tujuh dari dua belas tenaga medis itu dinyatakan reaktif. Sedangkan 5 lainnya dinyatakan non reaktif, yang mana salah satunya seorang kepala dinas di Kabupaten Nagekeo.

Informasi hasil rapid test non reaktif terhadap seorang kepala dinas tersebut diperoleh dari Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo, Lukas Mere.

Hal ini juga sekaligus mengoreksi pemberitaan VoxNtt.com sebelumnya yang menyebut, salah satu dari tujuh petugas medis yang dinyatakan reaktif rapid test adalah seorang wanita dengan jabatan Kepala Dinas di Nagekeo.

Baca di sini sebelumnya: Sudah Ada 3 Pasien Positif Covid-19 di Nagekeo, 7 Reaktif Rapid Test

Saat ini, tujuh orang petugas kesehatan reaktif rapid test bersama 5 orang petugas kesehatan lainnya tetap menjalani masa karantina terpusat di Hotel Sinar Kasih Mbay.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleAnny Leong: Masih Banyak Rakyat Malaka Hidup dalam Kemiskinan
Next Article Kades Kotafoun TTU Akui Palsukan Tanda Tangan Penerima BLT

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.