Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Idul Adha di Nagekeo, Parpol Tidak Bersedekah
KOMUNITAS

Idul Adha di Nagekeo, Parpol Tidak Bersedekah

By Redaksi31 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Panitia PHBI Kabupaten Nagekeo menyiapkan ratusan kantong daging untuk kaum dhuafa di Nagekeo (Foto: Patrick/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Tokoh atau perwakilan partai politik dikabarkan kehilangan nama sebagai penyumbang hewan kurban dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020 di Nagekeo.

Meski begitu, jumlah hewan yang dikurbankan pada tahun 2020 ini dilaporkan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Informasi tersebut diperoleh dari Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Nagekeo, Asykari Samsudin, saat diwawancarai VoxNtt.com di halaman Masjid Alorongga, Jumat (31/07/2020).

Meski tokoh atau perwakilan partai politik tidak bersedekah, namun instansi pemerintah dilaporkan turut berandil menyerahkan hewan kurban untuk kaum dhuafa.

Samsudin mengungkapkan, sebanyak 35 ekor sapi dan 60 ekor kambing dikurbankan dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020.

Asykari Samsudin, Ketua PHBI Kabupaten Nagekeo (Foto: Patrick/Vox NTT)

Seluruh hewan yang disumbangkan itu selanjutnya akan didistribusikan ke masjid dan musala. Kemudian, disembelih untuk dibagikan kepada kaum miskin.

Dari jumlah itu, kata Samsudin, hewan kurban yang berasal dari sedekah umat diperkirakan mencapai 70 persen. Sedangkan 30 persen sisanya merupakan sumbangan instansi pemerintah.

Pihak donatur yang tercatat ikut menyumbang hewan kurban berasal dari Pemda Nagekeo sebanyak 5 ekor sapi, Pemprov NTT 2 ekor Sapi, Kodim 1625 Ngada 1 ekor sapi dan yang paling sedikit adalah Polres Nagekeo yang hanya menyumbang 2 ekor kambing.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR RI Sumbang Sapi Kurban untuk Umat Muslim di Ruteng

Sedangkan, untuk pelaksanaan ibadah salat Id (Idul Adha), dilaksanakan di delapan halaman masjid di wilayah ibu kota Kabupaten Nagekeo untuk menghindari kerumunan massa berdasarkan protokol kesehatan.

Keputusan ini berdasarkan hasil musyawarah bersama antara PBHI Nagekeo, bersama unsur Tripika, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Urusan Agama (KUA), dan para pengurus masjid se- Kabupaten Nagekeo pada Rabu, 27 Juli 2020.

Baca Juga: Kristiana Muki Sumbang Hewan Kurban untuk Perayaan Idul Adha di TTU

Kedelapan titik yang menjadi tempat melaksanakan salat Id yakni titik satu di halaman Masjid Baiturahman, Alorongga.

Titik dua di halaman mesjid Nurulyakin, Mbay DAM. Titik tiga halaman Masjid Nuruljihad-Aeramo. Titik empat di Masjid Nurrahman-Nangadhero.

Titik lima di Masjid Al Taqwa – Marapokot. Titik enam di Masjid Mujahidin Tonggurambang. Titik tujuh di Masjid Al Ikhlas – Aloripit, dan delapan di Masjid Al Muhajirin-Translok.

Berdasarkan pantauan VoxNtt.com, suasana perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020 di Nagekeo terpantau aman.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleWakil Ketua MPR RI Sumbang Sapi Kurban untuk Umat Muslim di Ruteng
Next Article Hewan Kurban Idul Adha di TTU Menurun

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Minta Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Diusut hingga Aktor Utama

24 Juli 2026

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.