Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Dana Jaminan Kesehatan Mengendap di Rekening Puskesmas, PDIP Matim Kesal
KESEHATAN

Dana Jaminan Kesehatan Mengendap di Rekening Puskesmas, PDIP Matim Kesal

By Redaksi18 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dokter Surip Tintin_voxntt.com
Dokter Surip Tintin, Sekretaris Dinkes Matim
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun anggaran 2015-2016 mengendap dalam rekening setiap Puskesmas di Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Diduga, dana ini tidak ditarik dari rekening karena mereka bingung mengelolanya dan takut berhadapan dengan hukum.

Hal ini pun diakui Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Matim, Dokter Surip Tintin.

“Laporan yang ke saya dan saya terima terakhir, yang saya konfirmasi ke Inspektorat, ke PPKD, ke bapak bupati adalah ada pengendapan dana JKN selama 2015-2016,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (17/2/2017).

Menurut dia pengendapan dana JKN tersebut terjadi karena puskesmas sengaja tidak mengambilnya.

“Ada problem teknis. Ada masalah ketidakmampuan juga adek-adek di puskesmas. Kita akui mereka tidak memiliki kompetensi untuk belanja barang dan jasa. Sementara dari pusat agar dana JKN itu boleh dibelanjakan oleh puskesmas,” tukas Dokter Surip.

Mendengar kabar mengendapnya dana JKN ini, Dewan Pimpin Cabang PDI-Perjuangan Matim mengaku kesal.

Ketua DPC PDIP Matim Willy Nurdin menegaskan, kepala puskesmas sebagai pengguna anggaran yang diberi wewenang untuk mengelola JKN seharusnya tidak perlu takut. Intinya dana tersebut digunakan sesuai aturan yang ada.

“Kenapa takut? Kan ada juknisnya. Semua ada di situ, tinggal laksanakan. Jadi, untuk apa takut? Memang kalau ada niat buruk atas dana itu, ya wajar (takut),” kata Nurdin melalui sambungan seluler, Jumat.

Ia yakin jika puskesmas memahami secara utuh petunjuk teknis (juknis) penggunaannya, maka dana ini pasti digunakan sesuai peruntukannya dan tentu saja bisa terhindar dari jeratan hukum.

Oleh karena itu, ia minta puskesmas  mempertanggungjawabkan hal ini dengan baik supaya jelas dan tidak saling curiga.

“Perlu dijelaskan apa alasannya, supaya semua tahu. Kalau alasannya tidak mampu, ya mundur saja. Begitu juga kalau takut sanksi hukum. Harusnya begitu”, tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VoxNtt.com, dana JKN ini bersumber dari APBN yang diberikan kepada puskemas melalu Dinkes. Setiap tahunnya puskesmas mendapatkan rata-rata  Rp. 300 juta sesuai dengan jumlah penduduk dan cakupan wilayah pelayanan. (Ano Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePinjam Uang Rp 160 Juta Pada Pihak ke III, BPBD Sikka Disorot
Next Article Di Mbay Harga Minyak Tanah Melonjak Hingga Rp 12.000 Per Liter

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.