Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Charles Ngeo, Bocah Penjual Sayur Ingin Jadi Tentara
Feature

Charles Ngeo, Bocah Penjual Sayur Ingin Jadi Tentara

By Redaksi19 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Charles Ngeo saat menjajakan sayurnya (Foto: Patrick/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT – Saban hari, seorang bocah terlihat asyik mendorong gerobak dari rumahnya yang terletak di Kuala Lumpur, Kelurahan Ngedukelu, Kecamatan Bajawa, Ngada. 

Melintasi markas Kodim 1625/Ngada, ia berjualan sayur menuju kota Bajawa.

Senin (14/09/2020), ia terlihat mengenakan jaket hitam dan celana pendek warna merah, celana seragam Sekolah Dasar. Bocah 11 tahun itu masih duduk di kelas V Sekolah Dasar Tanalodu, Kecamatan Bajawa.

Saat itu, ia berhenti di lapangan Pancasila, Bajawa untuk menawarkan sayur kepada warga yang melintas. Tampak beberapa jenis sayur dipajang di atas gerobaknya.

Bocah bernama Charles Ngeo itu sudah melakoni usaha jual sayur keliling sejak kelas I Sekolah Dasar. Saat itu, Charles masih berusia tujuh tahun.

Pekerjaan itu dilakukannya karena tak punya pilihan lain untuk menopang ekonomi keluarga.

Charles Ngeo saat menjajakan sayur (Foto: Patrick/ VoxNtt.com)

Bungsu dari tiga bersaudara pasangan Marianus Lede dan Maria Meo itu harus menjadi tulang punggung bagi keluarga.

Marianus, ayahnya, sudah pergi meninggalkan keluarga sejak Charles masih balita.

“Bapak sudah kasih tinggal kami. Saya masih kecil waktu itu,” tuturnya.

Pria asal Manggarai itu menikah lagi dengan wanita lain dan kini menetap di pinggiran kota Bajawa. Sedangkan Maria Meo, ibunya, kini dalam kondisi sakit.

“Mama di rumah, sementara sakit,” ucapnya.

Dua kakaknya, Aldo Wonga dan Elda Naru, juga masih sekolah. Keduanya masih SMP. Aldo kelas III, sedangkan Elda kelas II.

Gerobak sayur milik Charles Ngeo (Foto: Patrick/ VoxNtt.com)

Tergerak oleh beban berat sang ibu untuk menghidupi dan menyekolahkan ketiganya, Charles pun mencoba menggeluti usaha jualan sayur keliling.

Perlahan-lahan ia mencoba dan setelah empat tahun berlalu, Charles membuktikan diri, bisa meringankan beban sang ibu.

Charles terus bertumbuh. Ia ingin tetap sekolah meski sambil berjualan sayur. Kondisi keluarga yang sulit, tak melunturkan semangatnya untuk bercita-cita dan berusaha meraihnya.

“Saya ingin jadi tentara,” katanya dengan mantap.

Cita-cita itu tumbuh karena dia kerap melihat aktivitas TNI di Makodim 1625/Ngada setiap kali hendak pergi menjajakan sayurnya.

Rasa cintanya pada sang ibu Maria Meo, telah menumbuhkan rasa cinta pada Ibu Pertiwi. Tak hanya ingin membaktikan diri pada keluarga, ia juga ingin membaktikan diri pada bangsa dan negara.

 

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Yohanes

 

Ngada
Previous ArticleSPJ Tidak Kunjung Dibuat, Aparatur Desa Lante Resah dengan Ulah Pjs. Kades
Next Article Perkuat Akar Rumput, Istri Kim Taolin Rajin Sosialisasi Paket SN-KT

Related Posts

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026

Dua Babinsa Datangi Panitia, Nobar Film “Pesta Babi” di Bajawa Dibatalkan

15 Mei 2026

Bupati Ngada Cabut SK Pengangkatan Sekda

17 Maret 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.