Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Siswa SMPN 3 Aesesa Adakan Kegitan Retret
Regional NTT

Siswa SMPN 3 Aesesa Adakan Kegitan Retret

By Redaksi22 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta Retret dari SMPN 3 Aesesa sedang mendengarkan materi "Menjadi yang terbaik dari yang terbaik" yang dibawa oleh pater Florianus Ndua, OCD
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Sebanyak 89 orang siswa kelas III, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Kecamatan Aesesa, Kabupaten Ngageko, melaksanakan kegiatan retret.

Kegiatan ini diadakan di rumah retret OCD Bogenga, Kabupaten Ngada dan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sekolah tersebut menjelang ujian akhir sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 3 Aesesa, Anisius Panda Dhora, melalui Guru Pendamping  Aurelia T. Bhoa,  Rabu (22/2/2017) mengatakan retret merupakan aktivitas wajib bagi para siswa kelas III untuk dapat mengenal dan memahami diri sendiri dalam proses pencarian jati diri siswa.

Selain itu, lanjut Aurelia, retret merupakan sarana yang diperlukan agar siswa dapat memandang peristiwa-peristiwa hidup dari sudut pandang yang positif.

“Saran tersebut menjadi peneguhan bagi para siswa kelas III yang beberapa bulan lagi akan menghadapi Ujian akhir sekolah” jelas dia.

Selain itu Veronika Uta, salah satu guru pendamping mengatakan kegiatan seperti sangat penting bagi siswa katolik untuk mengembangkan iman agar selalu menjalin hubungan atau komunikasi dengan Allah.

Sementara salah satu pemateri, Pastor Florianus Ndua, OCD menegaskan kepada para siswa untuk jangan takut memiliki cita-cita tinggi.

“Sebuah cita-cita akan sulit diraih apabila kita tidak mau berusaha dalam meraihnya. Sebaiknya, sebuah cita-cita dapat mudah diraih, jika kita selalu berusaha meraihnya, dan cita-cita tersebut suatu saat dapat berubah menjadi kesuksesan besar ” kata Pater Florianus

Salah satu peserta retret Yohanes Don Bosko Dhero  mengaku puas dengan kegiatan retret ini.

Dirinya berharap, agar pihak sekolah terus melakukan hal seperti ini untuk angkatan-angkatan seterusnya.

“Tentunya kegiatan ini penting bagi kami. Agar kami bisa membina mental kami ke depan,” katanya. (Arton/VoN).

Ngada
Previous ArticleDua Kecamatan di Mabar Segera Dimekarkan
Next Article Kontraktor Proyek Jalan Lando-Noa Kembali Diperiksa

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.