Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab TTU Kembali Gelar Program Berarti untuk 41 Desa dan Kelurahan
Regional NTT

Pemkab TTU Kembali Gelar Program Berarti untuk 41 Desa dan Kelurahan

By Redaksi14 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU Antonius Kapitan saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin, 12 Oktober 2020 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten TTU saat ini kembali melaksanakan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (Berarti) untuk 41 desa dan kelurahan.

Ke-41 desa dan Kelurahan tersebut merupakan lokasi yang sebelumnya ditunda lantaran sebagian besar dananya dialihkan ke penanganan Covid-19.

“Terkait dengan program Berarti tahun 2020, pada tahap pertama itu karena ada pandemi Covid-19 setelah dana dialihkan ke covid itu pelaksanaan sebanyak 24 desa, sedangkan 41 desa/kelurahan itu setelah dana dialihkan kembali maka mulai dilaksanakan kembali saat ini,” jelas Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU Antonius Kapitan saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (12/10/2020).

Antonius menjelaskan, pada tahun anggaran 2020, dana yang dialokasikan untuk program Berarti sebesar Rp84 miliar lebih.

Namun lantaran adanya pandemi, maka dana sebesar Rp55 miliar di antaranya dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Dana tersebut dialihkan kembali. Sebab itu dana Rp55 miliar kembali digunakan untuk pelaksanaan kegiatan program Berarti untuk 41 desa dan kelurahan di TTU.

“Anggaran untuk pelaksanaan program Berarti di 41 desa /kelurahan tersebut sebesar Rp55.100.000.000,” jelas Antonius.

Antonius menambahkan, saat ini pelaksanaan pembangunan fisik di 41 desa/kelurahan tersebut sudah mulai berjalan, karena kontrak kerja antara KMPS dan supplier sudah selesai ditandatangani.

Antonius pun optimistis dalam waktu tiga bulan tersisa untuk tahun anggaran 2020 seluruh pelaksanaan kegiatan program Berarti dapat diselesaikan.

“Kalau pelaksanaan di 24 desa/kelurahan yang sudah dilakukan pada tahap 1 tahun 2020 fisiknya rata-rata sudah mencapai 70 persen,” katanya.

Terpisah, anggota DPRD TTU Yohanes Salem saat dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (13/10/2020), mengaku cukup menyangsikan jika pelaksanaan program Berarti tersebut bisa diselesaikan hingga akhir tahun 2020.

Hal itu dengan berkaca pada pelaksanaan program Berarti di 24 desa/kelurahan yang masuk dalam APBD induk tahun 2020, di mana pelaksanaannya hingga saat ini baru mencapai 50 persen.

“Situasi ini hendaknya menjadi perhatian dari pihak pengelola program agar bisa mengeliminir masalah-masalah yang menjadi penghambat,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten TTU itu.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Dinas PRKPP TTU Program Berarti TTU
Previous ArticlePeluang Ekonomisnya Tinggi, IE RAI Siap Perbaik Dermaga Namo di Raijua
Next Article Breaking News: Mayat Perempuan Ditemukan Tergeletak di Jalan Trans Ruteng-Labuan Bajo

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.