Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dorong Sektor Kelautan dan Perikanan, Pemda Sikka Bantu Nelayan
HEADLINE

Dorong Sektor Kelautan dan Perikanan, Pemda Sikka Bantu Nelayan

By Redaksi25 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peresmian perahu oleh Bupati Sikka, Yosep Ansar Rera secara simbolik dengan pemecahan kendi pada Jumad (24/2/2017) di TPI Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com-Guna memperkuat nelayan dan meningkatkan pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan di Sikka, Pemda Sikka memberikan bantuan untuk nelayan setempat, Jumat (24/2/2017).

Bantuan yang diserahkan oleh Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera di TPI Maumere tersebut terdiri atas asuransi nelayan, alat tangkap dan sarana pengolahan ikan.

Bupati Sikka, Yosep Ansar Rera menyatakan sektor kelautan merupakan sektor unggulan di Sikka yang wajib didorong.

“Dalam RPJMD kita sudah tetapkan tiga sektor unggulan yakni pertanian, kelautan dan pariwisata,” ungkapnya.

Menurut Ansar alasan kelautan dijadikan sektor prioritas karena sekitar 10% penduduk Sikka bekerja di laut.

“Wilayah laut kita juga luas dan penuh potensi. Produksi per tahun adalah 21.175 ton,” ujarnya.

Lebih jauh Ansar menerangkan tujuan dari penyerahan bantuan tersebut adalah untuk meningkatkan hasil tangkapan.

Menurutnya, ikan tuna dan cakalang dari Sikka memiliki kualitas yang baik.

“Harapan saya hasil tangkapan meningkat,” kata Ansar.

Terkait mau dikemanakan hasil tangkapan tersebut Ansar berharap nelayan bisa menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan eksportir ikan yang ada di Maumere.

Untuk sementara Pemda Sikka hanya bisa menyiapkan sarana seperti coolbox dan cool storage. Ansar berharap ke depan perempuan nelayan pun bisa dilibatkan dalam pengolahan.

“Kita harus dorong ibu-ibu nelayan untuk menggiatkan pengeringan ikan, pengasapan bahkan pembuatan abon,” imbuhnya.

Jenis alat tangkap dan sarana pengolahan yang diberikan kepada para nelayan antara lain kapal kayu 3 GT, perahu motor, kelong, mesin ketinting, gillnet, dan purse seine. Selain itu, nelayan juga memperoleh sampan kayu, sampan fiber glass dan cool box. (Are de Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticlePerempuan dalam Cerpen Oleng-Kemoleng
Next Article Soal Izin Pub Cepi Watu Borong , Ini Komentar Kadis PMPTSP Matim

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.