Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Warga Resah Isu “Politik Uang” Merebak di Pilkades Golo Wune Matim
VOX DESA

Warga Resah Isu “Politik Uang” Merebak di Pilkades Golo Wune Matim

By Redaksi26 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Panitia Pilkades Golo Wune, Vinsensius Hami
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Pemilihan kepala desa (Pilkades) Golo Wune, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tinggal dua hari lagi yakni 28 Februari 2017 mendatang.

Hingga kini suhu politik semakin memanas. Dua hari sebelum pemilihan ini warga pun resah isu “politik uang” merebak di Golo Wune.

“Sementara waktu kami masyarakat belum bisa tenang. Kami takut kalau mereka edar uang, karena akan meresahkan warga. Meskipun hanya sebatas informasi,” ujar Herman, salah seorang warga Desa Golo Wune kepada media ini, Minggu (26/2/2017).

Dia mengaku, pelaksanaan pencoblosan sudah di ambang pintu tersebut peluang “politik uang” cukup terbuka lebar.

“Mulai kemarin malam, kami tidak tidur. Kami jalan-jalan di sekitar kampung untuk pantau. Kalau kedapatan bagi uang, kami tangkap dan laporkan,” aku Herman.

Herman menilai, jika benar isu “politik uang” menjadi kenyataan maka akan merusak proses demokrasi.  “Jujur, kami ingin memilih sesuai hati nurani, tanpa harus dibeli dengan uang,” katanya.

Ketua Panitia Pilkades Golo Wune, Vinsensius Hami kepada media ini mengatakan, selaku panitia siap menerima pengaduan masyarakat.

“Kalau masyarakat menemukan ada pihak yang bagi-bagi uang atau apa saja, silahkan lapor ke panitia disertai bukti,” ujarnya.

Kata Dia, Pilkades Golo Wune diikuti oleh 2 calon. Keduanya akan memperebutkan 549 suara yang akan terbagi ke dalam 2 TPS; TPS 1 di Heso dan TPS 2 di Wangka. (Taris Nansi/Kontributor Matim)

Manggarai Timur
Previous ArticlePPK Undur Diri, Pembangunan Lanjutan RSUD Matim Diserahkan ke PU
Next Article Rangkap Jadi PPK Proyek RSUD, Pengadaan Obat untuk Puskesmas di Matim Telantar

Related Posts

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.