Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»DLH Ende: Sampah Bisa Menghasilkan Energi Rumah Tangga
Ekbis

DLH Ende: Sampah Bisa Menghasilkan Energi Rumah Tangga

By Redaksi12 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
CEO startup company comestoarra.com Arief Noerhidayat sedang menunjukan pelet TOSS (bahan bakar) hasil dari sampah saat demo pengolahan sampah di PLTD Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende telah merencanakan mengelola sampah menjadi sumber energi baru. Sampah bisa dijadikan bahan bakar rumah tangga maupun untuk kepentingan energi kelistrikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende Abdul Haris Madjid menuturkan, pihaknya menggandeng organisasi non pemerintah Comestoarra.com mengolah sampah domestik menjadi sumber energi terbarukan.

Upaya ini dilakukan DLH dalam rangka menekan peningkatan sampah yang disebut lebih dari 30 ton penghasilan sampah per hari.

Ia menyatakan program pengurangan sampah untuk wilayah Kabupaten Ende sedianya sudah tertera dalam kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada). Kebijakan ini disinkronisasi dengan program Comestoarra.com dengan harapan dapat menjadi inovasi baru bagi masyarakat Kabupaten Ende.

“Kerja sama dengan mereka (NGO Comestoarra) itu melalui metode Tehnologi Olah Sampah di Tempatnya atau biasa disebut metode TOSS. Jadi kita masih uji coba,” kata Haris saat demonstrasi pengolahan sampah menjadi pelet sebagai bahan bakar kompor rumah tangga di kawasan PLTD Mautapaga Ende, Rabu (11/11/2020) pagi.

Haris menambahkan target utama pemerintah daerah adalah menyolusikan permasalahan sampah dan merubahnya menjadi pelet TOSS.

Selanjutnya pelet TOSS tersebut dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan baku energi untuk kebutuhan rumah tangga. Jika ada wilayah yang belum memiliki listrik, pelet TOSS juga dapat dikonversi menjadi listrik kerakyatan.

Sementara CEO startup company comestoarra.com Arief Noerhidayat menyatakan program TOSS sudah banyak diimplementasikan di sejumlah kota dan kabupaten di Tanah Air.

Namun, TOSS di Kabupaten Ende memiliki keistimewaan karena jenis sampahnya didominasi oleh residu biomassa (daun, ranting pohon, rumput, limbah pertanian dan pertamanan).

“Berdasarkan observasi dan hasil wawancara masyarakat di Kabupaten Ende masih bergantung pada minyak tanah dan kayu bakar sebagai sumber energi untuk kebutuhan rumah tangga. Padahal dengan potensi sampah biomassa yang cukup besar, masyarakat Kabupaten Ende mampu memproduksi pelet secara bergotong royong,”t utur Arief.

Arief menekankan bahwa keistimewaan lain dari TOSS di Kabupaten Ende adalah memiliki PLTU Ropa. Pelet TOSS ini kemudian dapat berkontribusi pada program Co-firing PT PLN (Persero).

“Kabupaten Ende adalah tersedianya bahan baku sampah biomassa yang melimpah jadi kita bisa menjual ini pengganti batu bara. Ekonomi masyarakat juga akan berjalan seiring,” tutur Arif.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

DLHD Ende Ende
Previous ArticleICOR Tinggi Penghambat Akselerasi Ekonomi NTT
Next Article Perubahan Iklim Mengancam Budidaya Kopi Arabica Flores, Apa yang Seharusnya Dilakukan?

Related Posts

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.