Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kapolda NTT : “Saya Tekankan Tidak Ada Pungutan Administrasi “
HEADLINE

Kapolda NTT : “Saya Tekankan Tidak Ada Pungutan Administrasi “

By Redaksi27 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolda NTT, Brigjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso, SH. MH saat memberikan arahan kepada anggota Polres Ende di aula Bhayangkara Polres Ende, Senin (27/2)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.Com-Kapolda NTT Brigjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso, SH. MH berkunjung ke Markas Polres Ende pada Senin (27/2/2017).

Kunjungan Kapolda bertujuan untuk silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolda NTT yang baru mengabdi selama 1 bulan lebih.

Dalan kunjungan perdana kali ini, Kapolda Agung menekankan agar kepolisian tidak memungut biaya dalam mengurus administrasi.

Administrasi yang dimaksud Kapolda seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK dan Sidik Jari.

” SKCK, sidik jari masih melakukan putungan biaya. Saya tanya dibayar gak, bayarnya 40 ribu. Saya minta Pak Kapolres tolong awasi betul.”Ujar Kapolda dihadapan Personnel di Aula Bhayangkarya Polre Ende.

Selain itu, Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara ini berharap agar tetap menjaga profesionalisme pelayanan terhadap masyarakat.

Pelayanan yang humanis, pelayanan yang profesional dan pelayanan yang terpercaya mesti dijaga dan diperlihara sehingga visi besar Polri dapat dicapai.

“Menjalankan tugas yang humanis terhadap masyarakat. Ini yang harus dijaga untuk semua anggota”tegas Kapolda Agung.

Kasus-kasus pungutan liar, Ungkap Kapolda, harus dihentikan dari jajaran Kepolisian. Pungutan administrasi dan pungutan lain yang tidak sesuai dengan aturan berlaku mesti dihindari.

“Dengan progam profesional, modern dan terpercaya harus melekat pada diri masing-masing anggota. Ingatlah visi besar pak Kapolri.”Tutur Agung.

Dalam masa jabatannya ke depan, Kapolda berjanji akan melakukan pelayanan berbasis ITE untuk menjaga tidak terjadi pungutan.

Untuk itu, dia berharap agar Polres Ende dapat memanfaatkan teknologi dalam memproses administrasi yang dibutuhkan masyarakat.***(Ian/VoN).

Previous ArticleWarga Maras Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan Inspektorat Matim
Next Article Perkembangan Kasus Bandara Turelelo, Ini Tanggapan Kajari Ngada

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.