Kefamenanu, Vox NTT-Para pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati TTU Juandi David dan Eusabius Binsasi diminta tidak menggelar pawai.
Selain itu, kegiatan lain yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak juga diminta untuk tidak dilakukan.
Meskipun memang paslon yang mengusung tagline Desa Sejahtera itu saat ini menempati urutan pertama perolehan suara terbanyak dalam Pemilukada TTU pada Rabu, 9 Desber 2020 lalu.
Permintaan tersebut disampaikan agar menjaga situasi keamanan di Kabupaten TTU. Terutama untuk mencegah terjadinya bentrok antarmassa pendukung paslon cabup-cawabup.
Hal itu ditegaskan oleh Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas saat mendampingi Dir Sampta Polda NTT ketika melakukan kunjungan ke sekretariat pemenangan paket Desa Sejahtera, Jumat (11/12/2020).
AKBP Nelson mengaku dari paket Desa Sejahtera sempat mengajukan surat permohonan izin untuk melakukan pawai.
Namun pihaknya tidak mengabulkan permintaan tersebut demi menjaga situasi keamanan tetap kondusif pasca Pilkada.
“Memang sempat ada surat masuk untuk mau pawai tapi kita tidak izinkan karena takutnya bisa terjadi bentrok dengan massa pendukung dari paket lain,” tegas AKBP Nelson.
Eusabius Binsasi, cawabup paket Desa Sejahtera kepada VoxNtt.com mengaku pihaknya menyanggupi imbauan dari pihak kepolisian tersebut.
Ia dan cabup Juandi David pun sudah mengimbau seluruh pendukung agar tidak menggelar pawai atau kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak sesuai permintaan aparat keamanan.
“Selain untuk menjaga situasi keamanan, kita mengimbau untuk tidak gelar pawai karena dari pemerintah juga sudah mengeluarkan aturan untuk larangan berkumpul dalam jumlah banyak,” tandas mantan Dirjen Bimas Katolik tersebut.
Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

