Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»MK Tolak Permohonan Paket Sahabat, AT-AHS Siap Pimpin Belu
Pilkada

MK Tolak Permohonan Paket Sahabat, AT-AHS Siap Pimpin Belu

By Redaksi18 Maret 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung Mahkamah Konstitusi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belu Willybrodus Lay-JT Ose Luan atau Paket Sahabat.

Berdasarkan penilaian atas fakta dan hukum, Mahkamah Konstitusi menyimpulkan materi permohonan dalam perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilkada Belu nomor 18/PHP.BUP-XIX/2020 tidak beralasan.

Atas konklusi atau kesimpulan tersebut, MK dalam amar putusannya mengadili dan memutuskan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya.

Putusan tersebut dibacakan Hakim Ketua Anwar Usman yang juga Ketua MK secara bergantian dengan Hakim Anggota, Enny Nurbaningsih dalam sidang dengan agenda pengucapan putusan yang disiarkan melalui channel youtube MK, Kamis (18/03/2021).

Atas keputusan MK tersebut, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Agus Taolin-Aloysius Haleserens atau paket Sehati resmi terpilih dan memenangkan Pilkada Belu 2020.

Untuk diketahui, pada Pilkada Belu Desember 2020 lalu, terdapat dua paket yang berkompetisi yakni Sahabat dan Sehati.

Dari hasil pemungutan suara pada 9 Desember 2020, paket Sehati unggul 247 suara.

Atas hasil tersebut, paket Sahabat menolak dan memilih untuk menempuh jalur hukum di MK. Menurut paket Sahabat ada indikasi kecurangan.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Bawaslu Belu Belu
Previous ArticleTerduga Pelaku Persetubuhan Pelajar SMA di Manggarai Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka
Next Article Pengusaha Tutup Jalan, Pelajar di Kota Kupang Lewati Jembatan Kayu ke Sekolah

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026
Terkini

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.