Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Terbaru: 12 Orang Meninggal Akibat Bencana di Kabupaten Kupang
NTT NEWS

Terbaru: 12 Orang Meninggal Akibat Bencana di Kabupaten Kupang

By Redaksi12 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Bencana (Foto: ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi Vox NTT-Posko tanggap darurat bencana Kabupaten Kupang, merilis data sementara dampak bencana banjir dan angin topan di Kabupaten Kupang hingga Kemarin, 11 April 2021.

“Berdasarkan data yang masuk pada pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana pada badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Kupang, 12 orang meninggal dunia dan 3 orang dinyatakan hilang. Untuk korban luka-luka sementara dilakukan identifikasi data,” kata Karo Humas Kabupaten Kupang Martha Para Ede dalam rilis tersebut.

Sementara, rumah warga yang terdampak bencana sampai dengan saat ini tercatat berjumlah 8.422 unit yang terdiri dari 2.821rumah rusak ringan, 991 rumah rusak sedang, dan 4.610 rumah rusak berat. Data ini meningkat 28,66% atau 1.876 rumah dibanding data tanggal 10 April 2021.

“Adapun penambahan rumah rusak akibat bencana berada di kecamatan Amarasi, kecamatan Amarasi Barat, Kecamatan Kupang Tengah, Kecamatan Semau Selatan dan Kecamatan Sulamu. Data ini bersifat sementara dan akan dilakukan pemuktahiran sesuai kategori kerusakan rumah akibat bencana yang di tetapkan oleh badan nasional penanggulangan bencana,” jelasnya.

Selanjutnya untuk fasilitas publik yang terdiri dari fasilitas pemerintahan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan dan fasilitas peribadatan/ keagamaan, termasuk sarana dan prasarana jalan jembatan yang terdampak bencana di Kabupaten Kupang, berjumlah 197 unit.

“Selain data korban jiwa, rumah, fasilitas publik dan pemerintahan, serta infrastruktur jembatan pada kesempatan ini juga akan kami sampaikan data sementara lahan pertanian yang terdampak bencana di kabupaten Kupang dengan jumlah mencapai 8.007 hektare dengan rincian 2.713 rusak ringan, 1.548 rusak sedang dan 3.746 rusak berat. Lahan pertanian merupakan lahan tanam yang selama ini telah diusahakan masyarakat untuk komoditi tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan,” pungkasnya.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Irvan K

Bencana NTT Kabupaten Kupang
Previous ArticleGakkum KLHK Tangkap Lima Pelaku Pengeboman Ikan di Kawasan TNK
Next Article OMK Paroki St. Gregorius Agung Oeleta Galang Dana untuk Korban Bencana

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.