Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Datang dari Palu, Dua Kartini Ini Ikut Bangun Tower Emergency PLN NTT Setinggi 63 Meter
HEADLINE

Datang dari Palu, Dua Kartini Ini Ikut Bangun Tower Emergency PLN NTT Setinggi 63 Meter

By Redaksi19 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Putri dan Windy, dua perempuan diantara banyak laki-laki yang didatangkan dari luar NTT untuk menjadi Relawan PLN memperbaiki listrik
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Rosalia Widya Chandra (23) yang berasal dari Ende dan Putri Ramadani Un (23) dari Niki-Niki, SoE, jauh-jauh dari Palu, Sulawesi datang ke NTT untuk menjadi relawan PLN.

Kedatangan dua putri cantik usia muda ini untuk membantu PLN NTT dalam rangka memperbaiki listrik yang mengalami kerusakan akibat badai seroja, 4-5 April lalu.

Keduanya, diwawancarai VoxNtt.com Senin, 19 April siang di Kantor PT PLN wilayah NTT mengatakan, mereka tiba di Kupang bersama rombongan lainnya pada tanggal 08 April, 3 hari usai badai siklon tropis seroja yang melanda 16 Kabupaten/kota di NTT.

“Kami masuk tim relawan pembangunan tower emergency,” ujar Widy.

Dua kartini ini bertugas bersama 16 orang relawan dari Palu serta 9 orang dari Bima, NTB. Sejak pertama ditugaskan, mereka berusaha membangun tower darurat yang menjadi jalur utama listrik untuk Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Atambua.

Mereka mengaku, sangat kesulitan untuk mendistribusikan alat-alat karena medan yang terjal.

“Medannya sangat sulit sampai kami minta bantuan TNI dan masyarakat. Kami terimakasih untuk antusias masyarakat di sini,” kata Putri.

Sebagai seorang muslimah, Putri tetap menjalankan puasa meski tengah menjadi relawan untuk membangun tower setinggi 63 meter.

“Kebetulan saya puasa Medan yang ektrem. Untuk yang lain itu puji tuhan aman semua,” katanya.

Listrik pulih 93 %

General Manager PLN NTT, Agustinus Jatmiko mengatakan, Tower emergency sebagai jalur utama listrik di 4 Kabupaten di Timor selesai dibangun kemarin, (18/04)  sore.

Hinggan berita ini diturunkan, sebanyak 3.686 gardu dari 4.002 gardu yang rusak sudah diperbaiki. Jika dipresentasikan sebanyak 92 % sudah pulih.

“Untuk tower permanen kita kerjasama dengan tim teknik dari Undana. Secara teknik bagaimana unsur tanah di lokasi. Kami merencanakan nanti tower dibangun dimana untuk yang permanen. Kemungkinan ada dua tower yang roboh. Kemungkinan nanti akan di bangun tiga permanen. Jalur permanen 70 KV kupang dan 4 Kabupaten lain. Kami sudah mengusulkan memperkuat tapak-tapak tower di lokasi berbahaya. Kami juga sudah realistis. Saat ini belum 100%. Kerusakan instalansi memang luar biasa,” ujarnya.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Irvan K

Bencana NTT Kota Kupang Palu PLN NTT
Previous ArticlePentingnya Proses Kaderisasi Politik Bagi Kaum Muda 
Next Article Warga Terdampak Bencana Dapat 1 Butir Telur Ayam dari Pemerintah, DPRD NTT: Saya Sakit Hati

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.