Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Nyanyian Syukur untuk Aprili
Sastra

Nyanyian Syukur untuk Aprili

By Redaksi24 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

*Puisi

Oleh: Sr. Ina Minsilia, JDS

 Nyanyian Syukur untuk Aprili

Di balik sela-sela kaca jendela depan rumahku,

Kutemui sosokmu yang hadir secara tiba-tiba.

Akankah ini adalah mimpi?

Hadirmu benar-benar nyata di saat ku tak memiliki siapa-siapa,

Di saat kutak memiliki apa-apa

Yah lebih tepatnya dokter spesialis umum segala penyakit rohani dan jasmani.

Itulah sapaan manisku untukmu,

Bukan hanya sekadar hadir namun membawa berkat.

Saat ini memang bukan mimpi,

Karena kita lagi tidak tertidur.

Aprili,,,,,

Terima kasih untukmu,

Kau hadirkan sosoknya nyata dalam ingatanku,

Hidup dalam hatiku.

Berakar dalam jiwaku,

Bertumbuh dalam pikiranku.

Ketika malam menjemput selalu ku bertanya

“Ah bulan secepat ini kau pergi bersembunyi di balik awan?,

Rasanya kuingin masih menikmatimu malam ini”

Ternyata aku salah,

Memang salah,

Terima kasih Aprili,

Engkau mengingatkanku bahwa tidak selamanya langit cerah berhiaskan cahaya bulan bintang – bintang yang indah di cakrawala.

Tapi, terkadang ada awan yang ingin bertemu tuk berbagi cerita sebelum menemui bintang.

Memang benar “Cinta Sejati adalah Mencintai lebih dahulu kekurangan orang lain”

Dalam diam,

Dalam doa,

Ku selalu menyayangimu

Karena kutelah lebih dahulu mencintai kekuranganmu.

Sebelum engkau tau kelebihanku.

Aprili telah membawaku kepadamu.

Tiga hadiah terindah dari aprili menjadi kadoku buatmu

Bahwa,

Penderitaan tidak selamanya berakhir buruk,

Kebahagiaan tidak selamanya berakhir baik,

Keputusasaan tidak selamanya berujung kebinasaan,

Melainkan tetap membawa bendera kemenangan Kristus

Sengsara,

Wafat,

Bangkit,

Ada di Aprili.

Terima kasih Aprili CintaMu menyatukan yang tercerai berai,

Menemukan yang hilang,

Mengikat yang putus

Selalu kusyukuri Aprili,

Selalu kuingat dan kukenang kebaikanmu

Bukan semata surprise

Melainkan Kado yang harus kusyukuri sepanjang hidupku.

Tetap kudaraskan dalam doa-doaku,

Kusimpan dalam kesunyian hati.

Aprili,,

Salam dan doaku,

Selalu kunyanyikan syukur untukmu Aprili

 

Dari Kesunyian,

Lampu Hati,

Selasa, 20 April 2020

_,Kaliwajo_

 

Profil Penulis

 

Sr. Ina Minsilia adalah seorang biarawati Yesus Hamba Ilahi ( JDS ) yang sekarang bertugas di Kaliwajo – Maumere. Sebagai pendamping Orang Muda Katolik (OMK)

 

Sr. Ina Minsilia
Previous ArticleCerpen: My Little Prayer
Next Article Antisipasi Aksi Lanjutan, Polisi Lakukan Pengamanan di Matani

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.