Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Bupati Agas Minta Perhatikan Ibu Hamil
KESEHATAN

Bupati Agas Minta Perhatikan Ibu Hamil

By Redaksi29 April 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
workshop peningkatan kapasitas bidan dan kader tingkat Kabupaten Manggarai Timur di ruang rapat lantai dua kantor Bupati setempat, Selasa (27/04/2021).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Bupati Manggarai Timur Agas Andreas meminta agar memperhatikan ibu hamil.

Gizi dan kesehatan ibu hamil menurut Bupati Agas, penting diperhatikan untuk dapat melahirkan generasi cerdas dan berkualitas di Manggarai Timur.

“Saya selalu sampaikan di mana-mana untuk dapat melahirkan generasi cerdas dan generasi berkualitas di Kabupaten Manggarai Timur. Perhatian utamanya adalah pada ibu hamil,” katanya saat workshop peningkatan kapasitas bidan dan kader tingkat Kabupaten Manggarai Timur di ruang rapat lantai dua kantor Bupati setempat, Selasa (27/04/2021).

Dalam workshop yang digelar Direktorat Penyerasian Pembangunan Sosial Budaya Kelembagaan Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) itu, Bupati Agas menjelaskan, status gizi kesehatan ibu dan anak merupakan penentu kualitas sumber daya manusia. Sebab manusia adalah penggerak utama dari pembangunan bangsa ini.

Dikatakan, status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra hamil dan saat kehamilan merupakan salah satu periode emas atau yang biasa dikenal dengan 1000 hari pertama kehamilan.

Menurut Bupati Agas, 70 persen kecerdasaan anak ditentukan oleh ibu. Tidak hanya itu, dalam sambutannya pula ia menyentil tentang stunting.

Stunting, kata dia, dalam jangka panjang berdampak buruk tidak hanya pada tumbuh kembang anak.

“Kalau kecerdasan anak tidak maksimal maka akan berdampak pada produktivitasnya,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, penanggulangan stunting menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya pemerintah. Akan tetapi setiap keluarga dalam masyarakat.

Bupati Agas menambahkan, untuk mencegah masalah stunting, aspek lingkungan juga harus diperhatikan dengan baik.

“Saya berharap para bidan dan kader yang mengikuti kegiatan workshop ini bisa menerapkan ilmunya dengan baik. Agar masalah kesehatan ibu dan anak, khususnya masalah stunting bisa teratasi dengan baik,” ucap Bupati Agas.

Sementara itu, Direktur Penyerasian Pembangunan Sosial Budaya dan Kemendes PPDT Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto menjelaskan, strategi nasional yang ada di Kementerian Desa juga sangat mendukung upaya penanganan masalah stunting.

Amanah dari Presiden, kata dia, pada tahun 2024 angka stunting harus turun menjadi 14 persen. Sedangkan rata-rata saat ini masih di angka 20-27 persen.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong desa untuk bisa membiayai kegiatan dalam pencegahan stunting.

Ia mengungkapkan, beberapa kegiatan desa yang menjadi peran utama dalam penanganan masalah stunting antara lain, pertama, lima paket pelayanan stunting yang sudah disediakan di desa.

Di sini desa dituntut untuk lebih berperan dalam menangani masalah stunting. Karena kasus ini ada di desa.

Kedua, ibu hamil dan bayi yang umurnya 0-2 tahun. Hal ini menjadi bagian penting di seribu hari pertama kehidupan.

Kata dia, dua poin inilah yang mejadi perhatian serius Kementerian Desa yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan pihak BKKBN untuk menangani masalah stunting.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Agas Andreas Manggarai Timur Matim
Previous ArticleBagian Umum Setda Malaka Dinilai Tidak Becus Urus Pakaian Dinas Harian Bupati dan Wakil Bupati
Next Article Persatuan TKI Asal NTT Bantu 31,5 Juta untuk Korban Bencana

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.