Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Habib Rizieq Shihab Divonis 4 Tahun Penjara, Begini Kata Pengacara
NASIONAL

Habib Rizieq Shihab Divonis 4 Tahun Penjara, Begini Kata Pengacara

By Redaksi25 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Habib Rizieq Shihab (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Habib Rizieq Shihab divonis empat tahun penjara dalam sidang kasus tes swab Covid-19 RS Ummi, Bogor. Rizieq dijerat di PN Jaktim pada, Kamis (24/06/2021).

Usai diputuskan vonis empat tahun penjara terhadap Rizieq justru menuai klaim oleh dua pengacara yakni Aziz dan Achmad Michdan

Dalam pengklaiman ini salah satunya adalah Aziz. Menurut Aziz bahwa Rizieq tidak bersalah dalam kasus tersebut.

Ia juga menilai kliennya tidak berbohong, pasalnya saat melakukan perawatan di RS Ummi badan Rizieq terlihat terasa sehat.

Melansir CNN Indonesia, (Kamis, 24/06/2021), menurut Aziz tes Covid-19 terhadap Rizieq belum ada hasilnya waktu itu.

“Melalui tes Covid-19 valid yang waktu itu belum ada hasilnya. Tapi tadi majelis hakim berpandangan lain. Seperti yang tadi saya utarakan, sampai jumpa di pengadilan akhirat,” kata Aziz.

Aziz membandingkan kasus yang menimpa Rizieq dengan pejabat-pejabat publik lainnya yang melakukan kebohongan di depan publik namun tidak pernah diproses sampai di meja hijau.

Tidak hanya Aziz yang menilai Rizieq tidak bersalah, pengacara Achmad Michdan juga menilai hakim telah keliru memvonis Rizieq 4 tahun penjara.

Padahal kata Achmad, Rizieq hanya sebatas perkara pelanggaran protokol kesehatan, bukan kejahatan yang luar biasa.

“Justru ini menunjukkan sikap tidak adil, jauh dari rasa keadilan perkara ini,” kata Michdan.

Usai membacakan vonis di meja hijau, Rizieq pun diberi opsi upaya hukum oleh Majelis Hakim dan itu adalah kewajiban Hakim.

Melansir DetikNews (Kamis, 24/06/2021), Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Andi Samsan Nganro mengatakan penyampaian opsi upaya hukum merupakan kewajiban majelis hakim kepada terdakwa usai membacakan vonis.

Salah satu opsi yang ditawarkan hakim adalah pengajuan permohonan pengampunan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Meski ada yang klaim Rizieq tak bersalah dan ditawarkan opsi oleh Majelis Hakim, kini Habib Rizieq tetap dinyatakan bersalah karena telah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penulis: Filmon Hasrin

Nasional
Previous ArticleDiskursus dan Aksi dalam Geliat Otonomi Daerah
Next Article Pergimu: Puisi Vinsenzo MbeteFr

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.