Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»HUT Bank NTT ke-59: Beranjak dari Smart Bank ke Super Smart Bank
Ekbis

HUT Bank NTT ke-59: Beranjak dari Smart Bank ke Super Smart Bank

By Redaksi17 Juli 20214 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana bersama dua komisaris lainnya, Samuel Djoh Despasianus dan Frans Gana, serta Direktur Utama, Harry Alex Riwu Kaho dan tiga direksi lainnya yakni Direktur Kepatutan Hilarius Minggu, Direktur Umum, Yohanis Landu Praing dan Direktur Pemasaran Kredit, Paulus Stefen Messakh, malam tadi di lantai satu kantor pusat. Disinilah dilaksanakan layanan Smart Branch yang akan diresmikan hari ini. (Foto Dok. Humas Bank NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang,VoxNtt.com-Hari ini, Sabtu, 17 Juli 2021, PT. Bank Pembangunan Daerah NTT alias Bank NTT kembali berulang tahun. Kini, usianya genap 59 tahun.

Angka 59, menunjukkan rentang waktu yang sangat panjang. Seturut usianya yang kian beranjak, bank kebanggaan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini terus bertransformasi menjadi bank yang prima, baik dari sisi pelayanan, manajemen maupun permodalan.

Motto melayani dengan sungguh terus menyemangati para stakeholders di Bank ini, hal itu mereka tunjukkan dalam semangat kerja yang sungguh.

Kesungguhan mereka dapat diukur dari semangat cita-cita mereka untuk menjadikan Bank NTT sebagai smart bank, sebagaimana tema yang mereka usung dalam HUT ke-58 tahun lalu, 17 Juli 2020: Bangkit, Bertumbuh, Berubah menjadi Smart Bank. Dan semangat itulah yang terus menggerakan mereka saat bekerja hingga memasuki usia ke-59 hari ini.

Di ulang tahun ke-59 ini, Bank NTT tak ingin berjalan di tempat, mereka ingin beranjak, naik satu tingkat lagi, yakni dari Smart Bank ke Super Smart Bank. Itu semua dipersembahkan untuk NTT Maju. Ini yang akan menjadi sumber energi yang akan melandasi kerja seluruh karyawan dan jajaran direksi dalam setahun yang akan datang.

Demikian inti pernyataan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pada momentum perayaan HUT ke-59. Kepada seluruh jajaran direksi dan para karyawan, Alexander menegaskan, semangat Bank NTT tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Tahun  ini, Bank NTT akan memposisikan dirinya sebagai Super Smart Bank.

Menurut Alex, Super Smart Bank, bukan sekadar slogan belaka, melainkan didukung dengan peningkatan segala Sumber Daya, baik SDM maupun IT. Sehingga dapat memperkuat bidang pelayanan berbasis digital.

Ia kembali menegaskan, Bank NTT memang terus mengubah pola pelayanannya agar terus eksis di era disrupsi digital. Saat seluruh aspek kehidupan masyarakat, berbasis digital, maka menurut dia, Bank NTT dituntut bergerak cepat, mengimbangi perkembangan zaman yang kian pesat.

Dalam melaksanakan fungsi utamanya, yakni intermediasi keuangan, Manajemen Bank NTT menghadirkan layanan-layanan baru yang serba digital. Seluruh layanan ini akan diluncurkan tepat di hari ulang tahunnya saat ini, Sabtu 17 Juli 2021.

“Tanggal 1 Juli 2021, kita luncurkan beberapa fitur layanan m-Banking baru. Di sana ada beberapa layanan, seperti, setiap nasabah bisa melakukan inisiasi pinjaman. Portofolio. Saya bisa tau berapa nilai rekeningnya, baik itu giro, tabungan maupun deposito. Saldonya berapa, nasabah bisa kelola sendiri. Di m-Banking yang lama tidak ada itu. Kemudian ada virtual account, ada belanja online, karena kita sudah terkoneksi dengan super aps. Kemudian ada tarik tunai tanpa kartu. Jadi kalau ke ATM, lupa kartu tidak masalah. Ke ATM saja, gunakanlah mobile banking, discan lalu bisa transaksi,” tegas Dirut Alex.

Di m-Banking yang baru, terang dia, sertiap nasabah bisa membayar tagihan Samsat, PBB, BPJS, serta uang sekolah.

Tidak hanya itu, ada juga akses pembayaran dengan menggunakan QRIS yang semula plafonnya Rp 2,5 juta naik menjadi Rp 5 juta. Dari 11 fitur layanan di m-Banking Bank NTT yang baru, seluruhya sudah berijin, hanya satu yang belum yakni pic kup setoran.

Jadi, pick up setoran ini manajemen memberikan special service bagi nasabah-nasabah priority, sehingga lewat m-Banking, mereka bisa meminta untuk jemput setoran.

Layanan serba digital itu, diresmikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang akan diterapkan di dua kantor yakni, di Kantor Cabang Utama (KCU) dan Kantor Cabang Khusus (KCK). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan operasional seluruh sistem pelayanan smart branch di lantai satu kantor pusat.

Memang secara aturan, jelas Alex, Bank NTT belum diperkenankan menggunakan layanan tersebut, melainkan hybrid, yakni perpaduan konvensional dengan digital.  Selanjutnya akan bertahap di kantor-kantor cabang yang lain, menyesuaikan dengan layanan serupa.

“Kita bersyukur karena memiliki pemegang saham yang punya komitmen sangat kuat untuk membesarkan Bank NTT hingga di usia yang ke-59 Bank NTT, menjadi tumpuan pilar untuk kita makin mampu beraktivitas, memberikan layanan jasa perbankan demi menjawab tuntutan era 5.0,” tegas Alex.

Untuk mendukung operasional mesin-mesin tersebut, jauh waktu sebelumnya manajemen Bank NTT sudah menyeleksi SDM dan yang terpilihlah yang akan ditempatkan di sana. Mereka di antaranya security, cusstomer service (CS), teller, serta supervisor.

Dalam menyemarakkan HUT tahun ini, panitia menggelar seremoni sangat terbatas yang berangsung di halaman Kantor Pusat Bank NTT. Tamu yang diundang tidak sampai 50 orang, dan tetap menaati prtokol Covid-19.

Mengacu pada Surat Edaran Walikota No: 041/HK.443.1/VII/2021 tentang Perpanjangan Penebalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Kota Kupang untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, maka semua yang hadir wajib mematuhi Protokol Kesehatan, memakai masker sesuai standar kesehatan, mencuci tangan dengan sabun/sanitizer; menjaga jarak aman/hindari kontak fisik; dan. mengindari kerumunan.

Seremoni ini juga seizin Tim gugus tugas Covid-19 Kota Kupang. Meski begitu, kegiatan ini akan dikemas seefktif mungkin agar tidak memakan waktu lama. Karena digelar di ruang terbuka, maka seluruh tamu wajib rapid antigen, satu jam sebelum kegiatan dimulai. (VoN)

Alexander Riwu kaho Bank NTT Hut 59 Bank NTT
Previous ArticleMemasuki Usia 59, Gubenur Viktor: Bank NTT Harus Naik Kelas
Next Article Di Musim Pandemi, BUG Siap Layani Kebutuhan Pelanggan secara Online

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

PN Kupang Kabulkan Praperadilan Chris Liyanto, Jaksa Terbitkan Sprindik Baru Kasus Kredit Rp5 Miliar Bank NTT

23 Februari 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.