Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Warga Ende Harus Tetap Waspada Meski PPKM Turun ke Level 3
KESEHATAN

Warga Ende Harus Tetap Waspada Meski PPKM Turun ke Level 3

By Redaksi25 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ende Djafar Achamd didampingi Dandim 1602 Ende Nelson Paido Makmur, serta Asisten III Setda Ende Hiparkus Hepi, Senin malam (23/08/2021)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Ende sudah turun dari level IV ke level III. Meski begitu, Bupati Ende Djafar Achmad mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.

“Kita bersyukur Kabupaten Ende diputuskan oleh pemerintah pusat memasuki PPKM level tiga, karena kemarin level empat itu mempertimbangkan daerah penyangga yang masih belum turun. Sekarang kita turun, tapi jangan sampai ada peningkatan Covid-19 lagi,” kata Bupati Djafar, Senin malam (23/08/2021).

Ia mengaku, sejak pemerintah pusat menetap PPKM level IV untuk Kabupaten Ende, tim Satgas setempat langsung bergerak cepat melakukan penyekatan. Upaya penyekatan dilakukan pada 12 titik, baik di dalam Kota Ende maupun di perbatasan Kabupaten Ende.

Sedangkan berdasarkan data orang meninggal akibat Covid-19 di Ende, lanjut Bupati Djafar, lebih banyak menyasar pada lanjut usia (lansia) yang mempunyai penyakit bawaan.

Sebab itu, ke depan tim Satgas akan fokus untuk melakukan vaksinasi dan swab antigen bagi masyarakat lansia. Terobosan tersebut dijalankan agar bisa mendeteksi secara dini virus corona. Penanganannya pun dipastikan lebih cepat.

“Adanya penyekatan berdampak pada ekonomi masyarakat sehingga pemerintah sedang memperhitungkan besaran dana bantuan sosial untuk pemulihan ekonomi,” kata Bupati Djafar.

Dia menambahkan, tim Satgas Covid-19 sedang melakukan vaksin massal dengan target 1.000 orang untuk setiap harinya.

Namun demikian, animo masyarakat Ende sangat tinggi untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Akibatnya, jumlah masyarakat yang hendak vaksin melampaui target pemerintah.

Sementara itu, Dandim 1602 Ende Letkol Nelson Paido Makmur mengaku, dalam melakukan swab antigen mulai dari kota hingga desa, pihaknya mengalami banyak menemukan kendala terutama karena perilaku masyarakat yang masih banyak menolak untuk di-swab.

“Meskipun kami diserang, diusir, diintimidasi bahkan disiram air ikan tetapi demi kemanusiaan kami tetap melaksanakan rapid tes dan swab karena tanggung jawab moril dan jabatan,” kata Dandim Nelson.

Kontributor: Nasan Kua
Editor: Ardy Abba

Djafar Achmad Ende Kodim 1602 Ende Virus Corona
Previous ArticleCegah Penyebaran Covid-19, Pemdes Tinabani Semprot Disinfektan di Pemukiman Warga
Next Article Tidak Diperhatikan, Keluarga Pasien Covid-19 di Manggarai Mengeluh

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.