Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Prodi Bahasa Inggris Unika Ruteng Gelar Kursus Kewirausahaan Pariwisata
MAHASISWA

Prodi Bahasa Inggris Unika Ruteng Gelar Kursus Kewirausahaan Pariwisata

By Redaksi27 Agustus 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Leonardus Nyoman, Direktur PT. Flores Excotic Tours saat menyampaikan materi “Phoography, Cycling, and Birding Tours”
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng menggelar kursus intensif kewirausahaan pariwisata atau Tourism Entrepreneurship Intensive Course, pekan lalu.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti, Kemendikbudristek).

Kegiatan Tourism Entrepreneurship Intensive Course ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan itu diikuti oleh 21 orang mahasiswa semester 3 bersama 5 orang dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng.

Pelaksanaan kegiatan Tourism Entrepreneurship Intensive Course itu melibatkan 10 orang pemateri yang berasal dari berbagai latar belakang usaha di bidang pariwisata.

Mereka ialah, Yovi Jehabut (Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia kabupaten Manggarai), Leonardus Nyoman (Direktur PT. Flores Excotic Tours), Paulus Hardy Nggaguk (Owner of Galery Photowood Ketillo Art), Suzana Praskalo (Profesiona Web Developer), Gregorius Dodi Kardi (Direktur PT. Bintang Komodo Tours), Yulianus Irwan Sagur (Tourism Content Creator), Yosefina Lendur (Wakil Direktur PT. Top Komodo Tours), Lila Jehaun (Owner of Wella Kaeng Yoga House and SPA), Maya Irawati Tallo (Local Cullinary Instructure), dan Meldyanti Hagur Marselina yang merupakan ketua Dewan Kesenian Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manggarai.

Paulus Hardy Nggaguk saat menyampaikan materi dalam Souvenir Creator Class

Pemateri-pemateri dari kursus itu selanjutnya akan dilibatkan sebagai mentor bagi 21 mahasiswa yang akan mengembangkan usaha di bidang pariwisata. 

Adapun materi-materi yang disampaikan oleh pemateri-pemateri dalam kegiatan Tourism Entrepreneurship Intensive Course itu, yaitu; Tourism Patterns, Millenial Entrepreneurship, Photography Cycling, and Bird Watching Tour in Tourism Class, Souvenir Class Creator, Digital Tourism Planner Class, Professional Tour Guide Management , Tourism Content Creator Class, Visual Advertisement Product Class, Health and Wellness Tourism, dan Cooking Class Management.

Penanggung jawab kegiatan ini adalah para dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, yaitu Ely Heldydiana Selamat, M.Pd, Fatmawati, M.Pd, Yosefina Rosdiana Su, S.S., M.Pd, dan Raimundus Beda, S.Fil., M.Hum. 

Yosefina Lendur saat menyajikan materi “Visual Advertisement”

Salah satu tim kerja program wirausaha mandiri Fatmawati, M.Pd. menjelaskan,  kegiatan Tourism Entrepreneurship Intensive Course ini bertujuan memfasilitasi mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi tentang produk wirausaha di bidang pariwisata.

Melalui kursus ini juga para mahasiswa mendapatkan informasi tentang tren-tren wisata kekinian yang dapat dikembangkan sebagai produk usaha pariwisata.

Kegiatan Tourism Entrepreneurship Intensive Course yang dilaksanakan selama  10 hari itu pada akhirnya membantu mahasiswa untuk merancang master plan usaha secara mandiri yang akan dipresentasikan kepada para calon mentor dan dosen pembimbing.  

 Penulis: Ardy Abba

UNIKA Santu Paulus Ruteng Unika St. Paulus Ruteng
Previous ArticleOmbak dari Selatan ke Langit ‘Biru’  Ibu Kota
Next Article Dukung Program ‘Kompetisi Kampus Merdeka’, Prodi Bahasa Inggris Unika Ruteng Libatkan International Web Developer

Related Posts

Bedah Buku “Gigih” Warnai Puncak Expo Pendidikan Manggarai Timur

11 Mei 2026

Polemik Rektor STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup WhatsApp LLDIKTI Berakhir

16 April 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Asistensi Paskah Berbasis Budaya di Stasi Mocok

12 April 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.