Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pemkab Mabar Pastikan Tahun 2022 Tidak Ada Lagi ODGJ yang Dipasung
KESEHATAN

Pemkab Mabar Pastikan Tahun 2022 Tidak Ada Lagi ODGJ yang Dipasung

By Redaksi21 September 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar) dr. Yulianus Weng memastikan di tahun 2022 tidak ada lagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung.

“Kita sudah sepakat, tahun depan (2022) tidak ada lagi ODGJ yang dipasung,” ungkap Wabup Yulianus kepada VoxNtt.com, Senin (20/09/2021).

Saat ini kata Wabup Yulianus, Pemkab Mabar telah berusaha dan akan terus fokus dalam menangani ODGJ.

Wabup Yulianus mengatakan, bukti keseriusan Pemkab dalam menangani ODGJ yaitu dengan memberi pelatihan penguatan Program Pelayanan Kesehatan bagi dokter dan perawat.

BACA JUGA: Kemenkes Beri Pelatihan Penguatan Program Pelayanan Kesehatan bagi Dokter dan Perawat di Mabar

Pelatihan tersebut kata dia, langsung diberi oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/Direktorat P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan.

“Dengan dilatih semua orang wajib membantu ODGJ. Semua puskesmas bisa merawat ODGJ,” katanya.

Dia juga menyebut, akan bekerja sama dengan semua LSM, beserta biara yang fokus merawat ODGJ. Dengan demikian penderita (ODGJ) bisa langsung ditangani dan menjadi perhatian pemerintah.

BACA JUGA: Capai 5.555 Orang, Jumlah ODGJ di NTT Tertinggi di Indonesia Timur

“Dengan pelatihan ini, jadi nanti obat kita dibantu, cara merencanakan obat oleh tim nantinya juga akan dilatih. Hari Kamis ini akan kita lepas satu ODGJ sebagai bentuk aksi nyata perhatian pemerintah terhada ODGJ,”tutupnya

Untuk diketahui, angka Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) hingga kini mencapai 442 orang. Sementara itu, jumlah ODGJ yang masih dipasung mencapai 51 orang.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat ODGJ ODGJ NTT Yulianus Weng
Previous ArticleCapai 5.555 Orang, Jumlah ODGJ NTT Tertinggi di Indonesia Timur
Next Article 51 ODGJ Masih Dipasung, Ini yang akan Dilakukan Pemkab Mabar

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.