Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sebanyak 5 Ribu Warga Manggarai Masih Menganggur
Regional NTT

Sebanyak 5 Ribu Warga Manggarai Masih Menganggur

By Redaksi14 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta pelatihan di BLK Dalo (Foto: Adrianus Aba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Sebanyak 5.447 warga di Kabupaten Manggarai hingga saat ini masih menganggur dan belum mendapatkan pekerjaan tetap.

Bupati Manggarai Deno Kamelus mengatakan, data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Dikatakan, sebanyak 5.447 orang yang menganggur tersebut dikategorikan angkatan kerja mandiri. 

Sementara total keseluruhan angkatan kerja di Kabupaten Manggarai saat ini sebanyak 137.440 orang.

“Mereka-mereka ini yang gampang suruh demo, ikut demo. Kalau di Jakarta biasanya banyak pakai manusia begini ini,” kelakar Deno saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja program peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja tahun anggaran 2017 di BLK Dalo, Selasa (14/3/2017).

Untuk menjawab persoalan tersebut, Deno mengaku dalam RPJMD Manggarai 5 tahun ke depan pemerintah sudah memikirkan serius.

Mereka sudah menyusunnya melalui program prioritas menciptakan lapangan kerja. Selama 5 tahun pemerintah kabupaten (Pemkab) Manggarai menargetkan 2.000 tenaga kerja terampil untuk sektor formal.

Pekerjaan di sektor formal, lanjut Deno, bisa karyawan dan bisa juga buruh. “Tingkatan-tingkatan pelatihan ini harus berkelanjutan,” katanya.

Dia menambahkan, sebanyak 20.616 (15%) orang di Manggarai bekerja di sektor formal. Sedangkan sebanyak
116.884 (85%) bekerja di sektor mandiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Manggarai Isfridus Buntanus mengatakan, sebanyak 280 orang peserta ikut dalam kegiatan pelatihan tersebut.

 Mereka yang datang dari 12 kecamatan di Manggarai ini dibimbing oleh 8 instruktur terlatih.

Dari total tersebut sebanyak 80 orang ikut dalam pelatihan otomotif. Sebanyak 120 orang ikut dalam pelatihan pertukangan dan 80 orang bidang konstruktif baja ringan.

“Tujuannya menyiapkan tenaga kerja terlatih untuk meningkatkan produktifitas kerja,” jelas Isfridus dalam sambutannya. (Adrianus Aba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleBreaking News: Sekda Tabun Dan Kadis Laos Diperiksa Penyidik TTS
Next Article ​Terkait Dana Desa, Inspektorat Audit 12 Desa Di  Mabar

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.