Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Pemda Diminta Sediakan Anggaran untuk Pelayanan Dasar Masyarakat
NASIONAL

Pemda Diminta Sediakan Anggaran untuk Pelayanan Dasar Masyarakat

By Redaksi11 Januari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT – Pemerintah Daerah (Pemda) diminta untuk menyediakan perencanaan program dan anggaran yang cukup untuk memenuhi urusan wajib pelayanan dasar bagi masyarakat.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA mengatakan, pelayanan dasar yang dimaksud adalah urusan yang berkaitan dengan masalah bencana dan sub urusan kebakaran.

Menurut Safrizal, hal tersebut sesuai dengan amanah dalam amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Penyelenggara pemerintahan daerah memprioritaskan pelaksanaan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan berpedoman pada standar pelayanan minimal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Ini salah satu urusan yang berdasarkan Undang-Undang 23/2014 urusan yang harus menjadi prioritas karena disebut dua kali, baik pasal 18 maupun pasal 298,” kata Safrizal di Jakarta, Senin (10/01/2022), dikutip Antara.

Dia juga meminta pemerintah daerah agar memaksimalkan perencanaan anggaran dan program untuk dapat memenuhi pelayanan bagi masyarakat, khususnya dalam sub bidang bencana dan sub bidang kebakaran.

Pemerintah daerah harus mendukung ketersediaan sarana dan prasarana yang layak sebagai bentuk penyelenggaraan sub urusan bencana dan kebakaran.

“Yang notabene adalah salah satu sub urusan dari urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar di bidang trantibumlinmas,” ucapnya.

Safrizal juga mengingatkan pemerintah daerah mengenai urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar sebagaimana pasal 11 dan 12 UU Pemda.

Urusan tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat, serta sosial.

“Bapak ibu harus bisa mengukur kemampuan untuk melayani, karena kita memahami kemampuan melayani ini akan mengerti pula kekurangan kita,” ujar Safrizal.

Penulis: Marcel Manek
Sumber: Antara

 

Nasional
Previous ArticleTiga Wilayah di Indonesia Menjadi Incaran Para Pembeli Properti, Apa Saja?
Next Article Perpustakaan Desa: Solusi Peningkatan Budaya Literasi di Indonesia

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.