Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Di Matim, Mobil Travel Terjun ke Jurang
HUKUM DAN KEAMANAN

Di Matim, Mobil Travel Terjun ke Jurang

By Redaksi26 Januari 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi mobil mini bus jenis APV yang terbalik pada Rabu (26/01/2022) (Foto: Leo Jehatu/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sebuah mobil mini bus jenis APV terjun ke jurang setelah Simpang Mukun menuju Elar, tepatnya di Rana Poja, Rabu (26/01/2022) pagi.

Mobil travel terperosok di jalan buruk yang tersisa batu telfor di jalur Ruteng-Elar, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur.

Akibat kejadian tersebut, dua penumpang sempat dilarikan ke Puskesmas Colol karena luka.

Pantauan VoxNtt.com di lokasi kejadian, selain jalannya yang menanjak, licin, aspal terkupas, batu telford juga sudah terlepas.

Pemilik mobil APV yang terbalik Stevan Nanggus, warga asal Biting, Desa Ulu Wae Kecamatan Lamba Leda Timur, mengatakan, jalan di lokasi kejadian itu sudah lama rusak. Tetapi hingga kini Pemerintah Manggarai Timur belum memperbaiknya.

“Lokasi ini sudah lama rusak Pak, bahkan sejak tahun 2019, sudah banyak kendaraan yang yang terbalik di sini,” katanya.

“Saya sangat kecewa dengan pemerintah yang tutup mata saja melihat kondisi jalan ini. Padahal mereka sering lihat kondisi jalan ini yang sangat buruk,” ujar Stevan.

Ia menuturkan, hinggga saat ini selain mobil, juga kendaraan roda dua yang tidak terhitung menjadi korban di jalan yang rusak itu.

“Semoga pemerintah bisa cepat memperbaiki jalan ini,” pinta Stevan.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Polres Matim
Previous ArticlePolemik Rekaman Bagi-Bagi Jatah, Pengamat Ingatkan Bupati Nabit untuk Konsisten Terapkan Distribusi SDM Sesuai Kompetensi
Next Article Gelar Rakor di TTU, IOM Ungkap Adanya Peningkatan Kasus TPPO selama Masa Pandemi

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.