Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Miris! Siswa SDI Bea Rana Terpaksa Menimba Ilmu di Gedung Reyot dan Becek
HEADLINE

Miris! Siswa SDI Bea Rana Terpaksa Menimba Ilmu di Gedung Reyot dan Becek

By Redaksi29 Januari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah siswa SDI Bea Rana sedang belajar di gedung reyot dan becek (Foto: Fenansius Darmin Faman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Wajah pendidikan di negeri ini sungguh miris. Kurikulum boleh saja terus berganti, tidak dengan gedung terutama di sekolah-sekolah pelosok.

Pendidikan di kota mendapat fasilitas-fasilitas yang dirasa cukup untuk menunjang proses pembelajaran. Namun di daerah pelosok justru harus menelan pil pahit karena keterbatasan fasilitas, seperti gedung sekolah.

Kondisi ini juga dialami oleh siswa SDI Bea Rana, Desa Golo Munga Barat, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Sejumlah siswa di sekolah tersebut terpaksa menimba ilmu di gedung reyot dan berlumpur. Lantaran kekurangan gedung, dua rombongan belajar terpaksa bersekolah di gedung yang terbuat dari pelupuh bambu dan berlantai tanah.

“Kondisi ruangan kelas SDI Bea Rana (Desa Golo Munga Barat) sangat menyedihkan sekali, walaupun selalu diguyur hujan peserta didik tetap semangat dalam mengikuti proses pembelajaran (semoga bisa diperhatikan dengan kondisinya),” posting akun Facebook Fenan IrHa Faman, disertai dengan foto siswa yang sedang belajar di gedung reyot dan becek.

Screenshot postingan akun Facebook Fenan IrHa Faman

Fenan IrHa Faman sendiri diketahui seorang guru di SDI Bea Rana. Pemilik nama lengkap Fenansius Darmin Faman itu mengatakan, SDI Bea Rana didirikan tahun 1987.

Pada tahun 2012, kata dia, pemerintah membangun 3 ruangan kelas. Lantaran keterbatasan ruangan kelas, tahun 2015 sekolah membangun gedung darurat dengan konstruksi bagian atap dibuat dari seng, bagian samping terbuat dari pelupuh bambu, dan berlantai tanah.

“Sedihnya kalau musim hujan lantai jadi becek. Meski begitu, demi pendidikan anak-anak tetap semangat bersekolah,” terang Fenan saat dihubungi VoxNtt.com, Sabtu (29/01/2022).

Hingga kini, kata Fenan, sudah ada lima ruangan kelas. Dua di antaranya lantai sudah rusak, sedangkan tiga ruangan kelas kayu sudah lapuk di bagian atapnya.

Ia menambahkan, saat ini jumlah siswa SDI Bea Rana sebanyak 52 orang. Mereka dibagi ke dalam enam rombongan belajar.

“Yang tidak miliki ruangan dua kelas, terus ruangan kantor sekolah sebagiannya dimanfaatkan menjadi ruangan kelas, sebagian dijadikan kantor. Sedangkan dua kelas itu, satu ruangan darurat. Satu kelasnya lagi nebeng dengan ruangan guru, ” ungkap Fenan.

Penulis: Ardy Abba

 

Kabupaten Manggarai Lamba Leda Utara Manggarai Timur Matim SDI Bea Rana
Previous ArticleSoal TKD, Bupati Edi Diminta Transparan
Next Article Jembatan Panjang Itu Diberi Nama Merah Putih

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Mobil Avanza Tabrak Rumah di Cibal, Empat Warga Luka-Luka

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.