Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»BIN Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Matim
KESEHATAN

BIN Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Matim

By Redaksi2 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana kegiatan vaksinasi di SDK Waepoang, Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur. (Foto: Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar vaksinasi untuk anak-anak berusia 6-11 tahun.

Terpantau, Rabu (2/2/2022), vaksinasi pelajar dilaksanakan di dua sekolah, yakni SD Inpres Warat, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, dan SD Katolik Waepoang, Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba.

BIN menargetkan, sasaran penerima vaksin untuk SD Inpres Warat berjumlah 200 orang, SDK Waepoang 119 orang.

Selain para pelajar, vaksinasi juga menyasar masyarakat umum, khususnya penerima dosis 2 di Desa Gurung Liwut.

Kegiatan vaksinasi ini melibatkan para petugas kesehatan dari puskesmas setempat.

Kepala SD Katolik Waepoang, Dominikus Odu, menyampaikan terima kasih kepada BIN yang telah membantu mempercepat vaksinasi para pelajar di sekolah itu.

Menurut Dominikus, vaksinasi tidak hanya bertujuan mencegah penyebaran virus corona, tetapi memperlancar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada BIN. Dari 119 siswa di sekolah ini ada 109 orang yang divaksin. Sementara 9 orang ada yang tidak hadir. Ada juga karena kesehatan maka tidak jadi divaksin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kisol, Kecamatan Kota Komba, Heribertus Paul, mengatakan, pihaknya terus mendorong semua pelajar divaksinasi Covid-19.

Heribertus menerangkan, beberapa sekolah yang menjadi bagian dari wilayah kerja Puskesmas Kisol sudah divaksinasi.

“Untuk pelajar di sekolah yang ada di Desa Bomo dan Kelurahan Tanah Rata semuanya sudah divaksin. Sekarang lagi di dua desa, yakni Lembur dan Ruan,” ujarnya.

Ia meminta orangtua siswa tidak khawatir, sebab vaksinasi yang diberikan untuk anak-anak sangat aman. (Sandy H.)

BIN NTT Manggarai Timur Matim Virus Corona
Previous ArticlePMKRI Desak Hentikan Proyek Geothermal Wae Sano
Next Article Kisah Bayi Tujuh Bulan di Rahong Utara, Lahir Tanpa Lubang Anus, Butuh Biaya untuk Operasi

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.