Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Tiga Kali Diperbaiki Tetap Ambruk, Proyek TPT di Desa Rondo Woing Dikerjakan Asal Jadi?
VOX DESA

Tiga Kali Diperbaiki Tetap Ambruk, Proyek TPT di Desa Rondo Woing Dikerjakan Asal Jadi?

By Redaksi21 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proyek tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Pupung, Desa Rondo Woong, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, sudah tiga kali diperbaiki.

Meski demikian, proyek TPT tersebut tetap ambruk. Padahal, TPT sepanjang 70-an meter itu dikabarkan sudah menelan anggaran Rp366 juta dari Dana Desa (DD) Rondo Woing tahun 2021.

Hendrikus Gampur, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Rondo Woing mengaku kecewa terhadap kualitas proyek TPT di desanya itu.

“Proyek TPT ini baru saja selesai diperbaik namun kini sudah roboh kembali karena minimnya kualitas campuran material semen dan pasir tidak seimbang,” katanya kepada awak media, Senin (21/03/2022).

Tidak hanya kecewa, Hendrik bahkan menyebut TPT tersebut merupakan proyek siluman. Ia beralasan proyek tidak ada sosialisasi sebelumnya, meski memang ia ditunjuk oleh Kepala Desa Rondo Woing sebagai Ketua TPK.

“Bahkan berapa besaran anggarannya dan sumber proyek ini kami tidak pernah tahu. Karena tidak adanya papan informasi di lokasi proyek maupun di kantor desa,” ujar Hendrik.

Hendrik menuturkan, pada saat pelaksanaan proyek, dirinya sempat meminta Kepala Desa Rondo Woing Robertus Kantur untuk menghentikan pekerjaan.

Hal itu lantaran Hendrik menemukan tukang yang tidak menggali fondasi dasar TPT.

“Saya pernah tegur tukang dan minta untuk stop kerja, karena melihat mereka gali fondasi tidak seperti idealnya fondasi proyek TPT. Pada saat itu juga tukang sempat adu mulut dengan saya karena mungkin mereka tidak tahu bahwa saya merupakan TPK di Desa Rondo Woing ini,” jelasnya.

Hendrik pun meminta Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur untuk mengevaluasi penggunaan Dana Desa Rondo Woing.

Dia berharap Dana Desa Rondo Woing harus tepat sasaran yang tentu saja sesuai dengan harapan masyarakat setempat.

Hal senada disampaikan Valerius Danggur, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rondo Woing.

Valerius menilai pekerja proyek TPT lebih mengutamakan keuntungan daripada kualitas. Pasalnya, belum sebulan selesai perbaikan tahap pertama karena masalah yang sama, kini kondisi TPT itu sudah kembali ambruk.

Belum lagi, kerusakan sekitar 13-15 meter berulang kali terjadi. Kondisi ini menurut dia, sudah pasti merugikan dana desa setempat.

“Saya yakin pekerjaan sudah tidak sesuai RAB dan tukangnya belum paham soal gambar karena TPT ini sempat ambruk dan diperbaiki namun kini sudah runtuh lagi,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil mengkonfirmasi Kepala Desa Rondo Woing kerena nomornya sedang tidak aktif.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

dana desa Desa Rondo Woong Manggarai Timur Matim
Previous ArticleTerkait Kesemrawutan Pasar Inpres Ruteng, Pemda Manggarai Diharapkan Turun Tangan
Next Article Slogan ‘Perubahan’ Hery-Heri Harus Bisa Terwujud di Pasar Ruteng

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.