Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Lelang Proyek Irigasi Wae Ces Senilai 2,2 Miliar Diduga Curang
NTT NEWS

Lelang Proyek Irigasi Wae Ces Senilai 2,2 Miliar Diduga Curang

By Redaksi21 April 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tangkap layar Laman LPSE Pemprov NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Wae Ces 1-4 (2.750 Ha) di Kabupaten Manggarai (DAK) yang bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi NTT diduga curang. Pelelangan ini dibuat pada 2 Maret 2022.

Pada laman LPSE Provinsi NTT tertulis bahwa tahapan tender saat ini sudah selesai.

Namun, proyek yang adalah Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Nilai Pagu Rp2.240.000.000,00 itu, diduga curang pada tahap pelelangan hingga pengumuman pemenang pekerjaan proyek.

Dugaan Kecurangan

Masih dari LPSE NTT, VoxNtt.com mengutip bahwa tender proyek yang terletak di Manggarai tersebut telah dimenangkan oleh CV Calasanz Prima dengan nilai penawaran sebesar Rp2.040.349.182,11.

Namun, terdapat keanehan karena CV yang menjadi pemenang dalam lelang proyek tersebut dari segi perangkingan berada di nomor ke 13.

Memang, dalam regulasi dan kebiasaan perangkingan tidak menjadi rujukan melainkan kelengkapan berkas, kesesuaian dan harga penawaran.

Indikasi kecurangan lain, salah satu sumber terpercaya VoxNtt.com mengatakan, lelang proyek tersebut sudah masuk dalam tahapan sanggahan.

Beberapa rekanan/CV yang juga mengikuti lelang yang justru berada di rangking 1 hingga 3 masih terdapat evaluasi dari LPSE.

Mereka sejauh ini telah memasukkan surat dan berkas sanggahan sesuai dengan yang diminta.

Dalam kurun waktu yang diminta beberapa rekanan yang mendapatkan evaluasi harus mengajukan sanggahan.

Sebetulnya, kata dia, pada tahapan pengajuan sanggahan beberapa rekanan yang berada dalam perangkingan itu diundang untuk dimintai klarifikasi di LPSE.

“Hasil evaluasi itu kan tertulis tenaga ahli K3 merupakan tenaga tetap pada perusahaan lain. Nah, untuk membuktikan hal itu harus dilakukan satu tahapan yang namanya klarifikasi,” kata sumber yang tidak mau namanya diberitakan.

Masih menurut dia, beberapa pengajuan dengan penawaran terendah malah tidak lolos dari segi kelengkapan dokumen.

Bahkan, kata dia, terdapat indikasi kecurangan yakni perubahan pada berkas sanggahan yang diunggah.

“Misalnya saya, tertanggal 18 April sudah mengajukan berkas sanggahan dan sudah mengantarkan surat ke LPSE. Namun, setelah saya cek pada laman LPSE, berkas yang saya sudah unggah malah berubah bukan lagi soal sanggahan tetapi berisi satuan harga barang dan lain-lain, bukan berkas itu yang saya unggah sebelumnya,” paparnya.

Sementara itu, hingga berita ini dirilis pihak LPSE Provinsi NTT belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis: Ronis Natom

Kota Kupang Pemprov NTT
Previous ArticleOsi Gandut: Kartini di Kawasan Ekowisata Colol Harus Diberdayakan
Next Article Unika Ruteng Gelar Kuliah Umum Hadirkan Kadiv Hubinter Mabes Polri

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.