Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Manggarai Raya Bisa Menjadi Inkubasi Pengembangan Pariwisata Regional dan Nasional
Ekbis

Manggarai Raya Bisa Menjadi Inkubasi Pengembangan Pariwisata Regional dan Nasional

By Redaksi9 Juli 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dr. Mantovanny Tapung
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sekretaris DPD Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Nusa Tenggara Timur Dr. Mantovanny Tapung mengatakan, secara geo-kultural Manggarai Raya bisa menjadi inkubasi pengembangan pariwisata regional dan nasional.

Kalau diberdayakan dan dikembangkan dengan baik, kata dia, maka bisa berdampak pada pembangunan industri pariwisata nasional.

Menurut Manto, Manggarai Raya memiliki banyak tempat wisata unggulan. Itu seperti; Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, Wae Rebo, Sawah Lingko Cancar, Liang Bua, dan Mbaru Niang Todo.Kemudian, ada Kopi Colol, Pantai Toka, Rana Tonjong, dan lain-lain.

BACA JUGA: Ardy Abba Terpilih sebagai Ketua DPC Masata Manggarai

“Ini dapat menjadi potensi untuk mendatangkan banyak wisatawan lokal dan asing,” kata Manto kepada VoxNtt.com, Sabtu (09/07/2022).

Menurut akademisi Unika St. Paulus Ruteng ini, salah satu yang menjadi tulang punggung (back bone) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan mengembangkan potensi-potensi pariwisata lokal secara intensif.

Hasil pengembangan ini tentu akan berdampak pada daya tarik orang untuk datang ke tempat wisata tersebut.

Jika dikelola dengan baik, maka bisa mendatangkan sumber pendapatan bagi daerah.

Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Manggarai Raya.

Dengan demikian, membantu mengurangi angka kemiskinan di NTT dan Manggarai Raya, yang rata-rata masih tinggi, yakni 20.44%, serta mengurangi angka kemiskinan nasional sebesar 10,14% (Maret 2021).

“Sementara promosi destinasi wisata lokal belum mencapai 30% dari sejumlah destinasi yang ada di bentangan panorama indah wilayah Manggarai,” jelas Manto.

Dengan melihat banyaknya potensi pariwisata, maka menurut dia, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, perlu memikirkan pola inkubasi pengembangan dan promosi pariwisata yang lebih efektif, agar berbagai destinasi dan potensi pariwisata ini dikenal oleh banyak orang di dunia.

Saat ini, industri pariwisata menjadi sangat seksi, yang jika dipromosikan dengan baik tentu berdampak positif pada pembangunan wilayah dan masyarakat setempat.

Melihat besarnya potensi, ada banyak dampak (multiplier effect) bila industri pariswisata ini dikembangkan secara lebih fokus dan konsisten oleh pemerintah di Manggarai Raya.

Manto menjelaskan, kemungkinan tugas pertama yang dilakukan adalah membangun kesadaran kolektif  masyarakat Manggarai Raya mengenai pentingnya sumber daya pariwisata, menjaga, memelihara, dan mempromosikan destinasi dan potensinya dengan berbagai cara, seperti di media massa, media sosial, dan lain-lain.

Pemerintah juga bisa melibatkan sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha (transportasi, agen travel, kuliner, dll) dan media massa untuk kegiatan promosi ini.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Manggarai Manto Tapung Masata Manggarai
Previous ArticleDukung Sentra Vaksin Serviam, Hipmi Mabar: Labuan Bajo Menuju Kebangkitan Ekonomi
Next Article Menjadi Jembatan Cinta Tuhan: Kamping Rohani OMK Se-Paroki Santa Maria Hati Tak Bernoda Baniona

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.