Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Dugaan Korupsi Ketua KPU, Plt. Kaban BKD Diperiksa Kejari TTU
Pilkada

Dugaan Korupsi Ketua KPU, Plt. Kaban BKD Diperiksa Kejari TTU

By Redaksi17 September 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Plt. Kaban BKD TTU Arkadius Atitus (mengenakan kemeja motif) saat berada di kantor Kejari setempat untuk diperiksa, Jumat, 16 September 2022 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Kejaksaan Negeri TTU terus bergerak menyelidiki kasus dugaan korupsi ketua KPU setempat Paulinus Lape Feka.

Dugaan korupsi itu berkaitan dengan penerimaan gaji dobel oleh Paulinus, baik sebagai ASN maupun komisioner KPU.

Setelah beberapa waktu lalu memeriksa Paulinus, Kejari TTU kembali memeriksa Plt. Kaban BKD Arkadius Atitus, Jumat (16/09/2022).

Kasie Intel Kejari TTU S. Hendrik Tiip kepada wartawan menjelaskan pemeriksaan terhadap Arkadius itu dilakukan pihaknya untuk mengetahui apakah saat maju sebagai calon Komisioner KPU TTU Paulinus mengantongi surat izin pemberhentian sementara dari ASN atau tidak.

“Pemeriksaan ini untuk kita mau mengetahui apakah saat mengikuti seleksi sebagai calon komisioner KPU oleh Bupati saat itu atau tidak,” tuturnya.

Untuk diketahui, pemeriksaan kasus dugaan korupsi yang diduga dilakukan Ketua KPU TTU Paulinus Lape Feka oleh kejaksaan berawal dari pengaduan aktivis antikorupsi.

Dugaan korupsi itu berkaitan dengan penerimaan gaji ganda oleh Paulinus sejak tahun 2015 hingga 2022.

Sejak tahun 2015 Paulinus sudah menjadi Komisioner KPU TTU namun masih tetap menerima gaji sebagai ASN pada Pemda TTU.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

BKD TTU Kabupaten Timor Tengah Utara KPU TTU TTU
Previous ArticleBawaslu Manggarai akan Buka Pendaftaran Panwaslu Kecamatan, Catat Persyaratannya
Next Article Fraksi Demokrat DPRD Belu Tegas Tolak Pinjaman Daerah

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

Dapil di Manggarai Perlu Dievaluasi, Bawaslu: Akan Disampaikan ke Bawaslu RI

11 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.