Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kasus Dugaan Suap Proyek APBD, Polisi Terus Dalami Keterlibatan Istri Bupati Manggarai
HUKUM DAN KEAMANAN

Kasus Dugaan Suap Proyek APBD, Polisi Terus Dalami Keterlibatan Istri Bupati Manggarai

By Redaksi20 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marthen saat diwawancarai awak media wartawan di Polres setempat, Senin (19/09/2022)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Penyidik Tipikor Polres Manggarai terus mendalami keterlibatan istri Bupati Meldiyanti Hagur Marcelina Nabit di balik kasus dugaan suap proyek APBD.

Kasus ini bermula dari nyanyian Adrianus Fridus, seorang kontraktor lokal asal Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.

Kabarnya, Adrianus diminta untuk membayar uang senilai Rp50 juta kepada istri Bupati Manggarai demi bisa mendapatkan sejumlah proyek APBD.

Uang tersebut diminta oleh Fenses Nasrio Budi Senta atau yang akrab disapa Rio Senta, salah satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas PUPR Manggarai.

Menurut Adrianus, jika ingin mendapatkan proyek APBD, maka kontraktor harus menyetor uang sejumlah 7% dari pagu proyek di atas satu miliar.

“Sejauh ini hanya sebatas ibu bupati yang disebut dan Adrianus Fridus masih bilang ada keterlibatan ibu bupati, ini coba kita pastikan. Ketemunya di mana dan tempatnya di mana jadi fokus kita untuk penyelidikan selanjutnya,” ujar Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marthen kepada wartawan di Polres setempat, Senin (19/09/2022).

Kapolres Yoce menegaskan, pihaknya terus meneliti karena masih ada hasil pemeriksaan yang belum sinkron. Jika semuanya sudah lengkap baru ditindaklanjuti lagi. Bila masih ada keterangan yang kurang atau belum lengkap, maka sejumlah saksi akan dipanggil kembali.

“Si A bilang ketemu si B bilang tidak ketemu kan belum sinkron. Pemeriksaan saksi-saksi masih kita dalami lagi,” cetus dia.

Ketika ditanya apakah Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit akan dipanggil, ia mengatakan, pihaknya akan memanggil yang disebut para saksi.

Bila nama Bupati Manggarai tidak muncul, artinya belum ada korelasi dengan masalah dugaan jual beli proyek APBD.

“Sementara ini kan ibu bupati Meldyanti Hagur Nabit yang disebut. Di sana minta klarifikasi ternyata masih ada keterangan-keterangan  yang belum sinkron,” terang dia.

Kapolres Yoce mengaku, keterangan Adrianus Fridus juga sampai saat ini masih berubah-ubah.

“Setahu saya sudah tiga kali berubah. Ini yang kita sinkronkan lagi, dia bilang begini begitu. Jangan sampai nanti yang bersangkutan hanya omong saja tanpa didukung dengan saksi yang lain kan otomatis merugikan banyak pihak,” beber dia. [VoN]

Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marthen saat diwawancarai awak media wartawan di Polres setempat, Senin (19/09/2022)
Hery Nabit Herybertus G.L. Nabit Kabupaten Manggarai Kapolres Manggarai Meldiyanti Hagur Marcelina Nabit Polres Manggarai
Previous ArticleCamat Lamba Leda Wanti-wanti Proses Pemilihan Kades PAW Golo Lembur Berjalan Aman
Next Article Tenun Ikat Bunda Sikita Banyak Diminati Wisatawan Luar, Ini Keunggulannya

Related Posts

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.