Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sedih! Gedung TRK Ambruk Diterpa Angin,  Siswa KBM di Rumah Warga
HEADLINE

Sedih! Gedung TRK Ambruk Diterpa Angin,  Siswa KBM di Rumah Warga

By Redaksi4 Januari 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman saat memantau gedung Tambahan Ruangan Kelas (TRK) dari SDI Wae Ciu yang berlokasi di Kampung Larok, Desa Satar Kampas, yang ambruk rata tanah usai diterpa angin kencang pada Senin (02/01/2023) lalu.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Pil pahit terpaksa ditelan sebagian siswa SDI Wae Ciu, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Sebab, gedung Tambahan Ruangan Kelas (TRK) dari SDI Wae Ciu yang berlokasi di Kampung Larok, Desa Satar Kampas, ambruk rata tanah usai diterpa angin kencang pada Senin (02/01/2023) lalu.

Gadung darurat berukuran 20×5 meter itu dibangun pada 7 tahun lalu. Meski sudah lama dan tampak darurat, di TRK Kampung Larok terdapat 5 rombongan belajar dan terdapat 54 siswa. Selama ini mereka bertahan di tengah serba kekurangan demi menuntut ilmu.

Namun setelah angin kencang “mengamuk” dan meluluhlantakkan gedung darurat itu,  kini proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tentu saja terganggu.

Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman mengaku, saat ini pihaknya bersama Pemerintah Desa Satar Kampas, serta sekolah induk (SDI Wae Ciu)  sedang berupaya memberi solusi bagi 54 peserta didik, agar tetap mengikuti KBM pada tempat alternatif sementara yang disediakan.

Tempat KBM alternatif sementara adalah rumah penduduk, sambil menanti bangunan didirikan kembali.

Solusi ini diambil berkat kesepakatan bersama pihak pemerintah kecamatan, Forkopimcam, Pemdes,  sekolah induk dan komite sekolah. Sedangkan target persiapan swadaya material warga hingga mendirikan bangunan hanya 10 hari ke depan.

“Sedangkan laporan bangunan sekolah TRK ambruk ini sudah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,” kata Camat Agus dalam keterangan tertulis yang diterima VoxNtt.com, Rabu (04/01/2023) malam.

Ia pun merincikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan antara lain; kursi 42 unit, meja 35 unit,  rak buku 5 unit dan papan tulis tripleks 5 lembar.

Selain itu, seng,  balok,  papan dinding dan pintu juga mengalami kerusakan berat.

Menurut Camat Agus, taksasi kerugian material bangunan darurat tersebut setelah dihitung bersama tukang setempat mencapai Rp52.750.000.

“Jumlah ini tidak termasuk swadaya warga dan pihak pihak yang merasa peduli dengan kondisi bangunan ini,” imbuh dia.

Penulis: Ardy Abba

Agus Supratman Lamba Leda Utara Manggarai Timur Matim
Previous ArticleKasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Mabar Kembali Dibuka, Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum
Next Article Bupati Nabit Dorong Pemilu Berkualitas di Manggarai

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.